Jumat, 16 Oktober 2026 WIB

8,4 Barel Minyak Chevron Tumpah, Oil Boom Dipasang di Laut

Harijal - Senin, 01 Maret 2021 17:09 WIB
8,4 Barel Minyak Chevron Tumpah, Oil Boom Dipasang di Laut
Foto: Oil Boom Pertamina (dok: PHE ONWJ)

RIAU - Sebanyak 8,4 barel minyak bumi yang dikelola PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) tumpah di perairan laut Dumai, Riau karena adanya kebocoran pipa minyak di Dermaga 4 Pelabuhan Dumai, Riau, Sabtu (27/02/2021) lalu.

Sebagai tindakan cepat untuk pencegahan tumpahan minyak meluas, CPI langsung memasang alat perangkap minyak (oil boom) di sekitar perairan terdampak dan sekitarnya. Hal ini dilakukan guna membarikade dan melokalisir tumpahan minyak bumi tersebut.

Hal tersebut disampaikan Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno dilansir dari laman CNBCIndonesia.com, Senin (01/03/2021) .

Baca Juga:

"Selain memasang oil boom, tindakan respons lainnya yaitu menghentikan kebocoran dengan memasang temporary vent cock," ujarnya kepada CNBC Indonesia, Senin (01/03/2021).

Selanjutnya, dilakukan pengumpulan dan pengisapan tumpahan minyak bumi di perairan laut dengan skimmer, menampung pada tempat penyimpanan terapung (floating storage), selanjutnya dikirim ke tangki penyimpanan sementara (temporary tank).

Baca Juga:

Kemudian dari temporary tank ini fluida akan diisap vaccum truck untuk kemudian dibawa ke Dumai tank farm untuk dipulihkan (recovery).

"Juga membersihkan area yang terkena dampak tumpahan minyak bumi di pesisir pantai dengan absorbent pad," ujarnya.

Sebelumnya, Plt Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Susana Kurniasih mengatakan, area terdampak yaitu perairan laut dengan luas area terdampak ± 358 m2 dan pesisir pantai dengan luas area terdampak oleh tumpahan minyak bumi ± 15 m2.

Dia mengatakan, CPI telah melokalisir tumpahan minyak bumi, serta membersihkan area yang terkena dampak tumpahan minyak bumi di pesisir pantai.

"Proses pembersihan area terdampak masih terus berlangsung. Saat ini pembersihan telah mencapai 98%," ujarnya.

Dia mengatakan, kebocoran pipa langsung dihentikan pada saat itu juga, sehingga kini tidak ada lagi tambahan tumpahan minyak baru.

(sumber: CNBCIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
AKP Noki Pimpin Tim Gabungan Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Pekanbaru
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Aiptu Andi Hidayat Pantau Perkembangan Jagung Petani Dumai
PERHATI-BKL Gelar Pelatihan Dokter Cilik  di UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun
Aniaya Ayah Kandung hingga Tewas, Seorang Pria di Teluk Meranti Diringkus Polisi
Babinsa 0321-05/ RM Dampingi Petani Perawatan Jagung Di Bangko Sempurna
Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat Pimpin Sertijab Dirlantas dan Kapolresta Pekanbaru
komentar
beritaTerbaru