Jumat, 16 Oktober 2026 WIB

Gubri Harap Donasi Program Adopsi Pohon Dikelola Transparan dan Akuntabel

Harijal - Rabu, 11 Agustus 2021 14:13 WIB
Gubri Harap Donasi Program Adopsi Pohon Dikelola Transparan dan Akuntabel
Gubernur Riau Syamsuar ketika diwawancarai wartawan usai acara peluncuran adopsi pohon, Rabu (11/8/21) di Pekanbaru.

PEKANBARU - Pemprov Riau melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) berhasil melaksanakan kegiatan Adopsi Pohon sebanyak 10.613 batang, dengan donasi yang terkumpul mencapai Rp2 miliar lebih.

Gubernur Riau H Syamsuar yang didampingi Kadis DLHK Riau Mamun Murod yang langsung melaunching kegiatan ini mengatakan, awalnya ditargetkan 28 ribu lebih pohon untuk diadopsi. Setiap batang pohon itu, dana adopsinya sebesar Rp200 ribu.

"Hari ini tercapai adopsi pohon kita sebanyak 10.613 pohon. Ini satu pohon dananya Rp200 ribu, berarti terkumpul dana sekitar Rp2 miliar lebih,"kata Gubri, Rabu (11/8/21) di Kediamannnya.

Baca Juga:

Gubri mengharapkan dengan adanya adopsi pohon ini lingkungan dan hutan bisa terjaga. Sekaligus ada tanggungjawab sosial kepada masyarakat yang berada di kawasan hutan. 

"Baik itu hutan adat, Perhutanan Sosial dan hutan-hutan masyarakat yang ada di Riau. Jadi donasi ini tidak sebatas disini saja, tadi link-nya juga sudah diaplikasikan dan tidak hanya dir Riau tetapi juga diluar Riau," sebut Gubri.

Baca Juga:

Nantinya lanjut Gubri, dana yang terkumpul dalam adopsi pohon ini akan dimanfaatkan atau diserahkan kepada masyarakat, maupun yayasan yang mengelola hutan. Jadi anggaran itu bukan diserahkan kepada dinas terkait maupun ke Pemprov Riau.

"Ini dananya nanti digunakan untuk orang yang menjaga pohon. Jadi bukan kemana-mana. Tidak ke Pemda, apalagi ke Dinas Lingkungan Hidup. Itu semuanya untuk warga kita yang memelihara pohon itu," tegas Gubri.

Tidak hanya itu papar Gubri, pengelolaan keuangan adopsi pohon itu akan dilakukan secara transparan dan akuntabel. Setiap tahun, anggaran ini harus diaudit penggunaannya.

"Sehingga ini dapat dipertanggungjawabkan orang yang melakukan regenerasi. Karena kalau ini tranparan dan akuntabel, pasti akan banyak peminatnya dan bahkan orang luar negeri pun akan ikut program ini," harap Gubri.

Gubri juga mengimbau, setiap orang bisa menjadi pengadopsi pohon, baik perorangan, komunitas, lembaga/badan hukum, pelaku usaha dan instansi pemerintah. Tidak hanya di Provinsi Riau, namun juga secara nasional dan bahkan multi nasional.

SHARE:
beritaTerkait
PERHATI-BKL Gelar Pelatihan Dokter Cilik  di UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun
Aniaya Ayah Kandung hingga Tewas, Seorang Pria di Teluk Meranti Diringkus Polisi
Babinsa 0321-05/ RM Dampingi Petani Perawatan Jagung Di Bangko Sempurna
Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat Pimpin Sertijab Dirlantas dan Kapolresta Pekanbaru
Operasi Gabungan di Kampung Narkoba Pekanbaru, Enam Pria Terjaring
Bupati Afni Masuk 15 Kepala Daerah Penerima Penghargaan BAZNAS RI 2026
komentar
beritaTerbaru