Jumat, 16 Oktober 2026 WIB

Merespon Keluhan Nelayan, Sarana Pabrik Es dan TPI di Dumai Ditingkatkan

Harijal - Sabtu, 14 Agustus 2021 11:40 WIB
Merespon Keluhan Nelayan, Sarana Pabrik Es dan TPI di Dumai Ditingkatkan
Ilustrasi nelayan Riau

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau tingkatkan sarana dan prasarana Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Dumai, termasuk pabrik es guna mendukung kegiatan para nelayan.

Saat ini, meski dalam keterbatasan, TPI dan pabrik es di wilayah pesisir timur Riau sudah mampu memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp450 juta pertahunnya. 

Demikian dikatakan Kepala Bidang Sumber Daya Alam (SDA) Biro Ekonomi Setdaprov Riau, OK Muhammad Doni, Sabtu (14/8/21).

Baca Juga:

Menurut Doni, peningkataan sarana dan prasarana TPI dan pabrik es tersebut, sudah disampaikan dan sedang dilakukan perhitungan kebutuhan bersama bidang terkait di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau. 

"Alhamdulillah, apa yang dikeluhkan nelayan sudah direspon. Insya Allah tahun depan sudah tingkatkan lagi. Karena bagi nelayan, saat melaut harusnya bisa empat sampai lima hari, tapi tak bisa karena kualitas esnya," kata OK Doni. 

Baca Juga:

Mantan pejabat Humas Setdaprov Riau ini belum bisa merincikan berapa kebutuhan guna mendukung pemaksimalan pabrik es serta sarana yang ada di TPI. 

Namun, diharapkan nantinya jika sarana dan prasarana sudah sesuai diharapkan nelayan. Tak hanya berkualitas pada hasil ikan tangkap. Tapi juga berdampak pada meningkatnya PAD dari sektor perikanan tersebut. 

Lanjut OK Doni lagi, es-es balok yang dihasilkan dari pabrik itu, ternyata tak hanya untuk membekukan ikan selama melaut. Ternyata juga digunakan untuk berbagai kebutuhan oleh sektor usaha dan masyarakat lainnya di Dumai.

Banyaknya permintaan ditengah keterbatasan pabrik mencetak es balok yang berkualitas bisa bertahan lama juga menjadi persoalan.

 "Jadi tak hanya nelayan, es-es balok yang dihasilkan di pabrik ini juga permintaan dari berbagai usaha masyarakat lainnya. Kalau sarana dan prasarananya sudah diringkatkan, selain lebih banyak menghasilkan es, es yang dicetak juga bisa berkualitas tahan lama," papar OK Doni lagi.(MC)

SHARE:
beritaTerkait
PERHATI-BKL Gelar Pelatihan Dokter Cilik  di UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun
Aniaya Ayah Kandung hingga Tewas, Seorang Pria di Teluk Meranti Diringkus Polisi
Babinsa 0321-05/ RM Dampingi Petani Perawatan Jagung Di Bangko Sempurna
Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat Pimpin Sertijab Dirlantas dan Kapolresta Pekanbaru
Operasi Gabungan di Kampung Narkoba Pekanbaru, Enam Pria Terjaring
Bupati Afni Masuk 15 Kepala Daerah Penerima Penghargaan BAZNAS RI 2026
komentar
beritaTerbaru