Jumat, 15 Mei 2026 WIB

Intensitas Hujan Berkurang, PLTA Koto Panjang Tutup Seluruh Pintu Waduk

Redaksi - Sabtu, 25 Januari 2025 22:50 WIB
Intensitas Hujan Berkurang, PLTA Koto Panjang Tutup Seluruh Pintu Waduk
Elevasi air waduk PLTA Koto Panjang beberapa hari lalu.(Foto: Instagram)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Manajemen Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Air (ULPLTA) Koto Panjang, Provinsi Riau kembali menutup 2 pintu waduk, Sabtu (25/1/2025) siang pukul 12.00 WIB.

Manajer ULPLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah dalam suratnya mengatakan, penutupan 2 pintu waduk sehubungan dengan adanya penurunan intensitas curah hujan di sisi hulu PLTA Koto Panjang.

"Itu juga ikuti dengan turunnya Inflow waduk PLTA Koto Panjang, sehingga menyebabkan level elevasi waduk yang cenderung turun," kata Dhani.

"Atas kondisi itu, kami melakukan penutup seluruh pintu pelimpahan (Spillway Gate) dari sebelumnya 2 pintu waduk dengan ketinggian 50 Cm," tambahnya.

Baca Juga:

L

Dengan begitu terangnya, pintu waduk PLTA Koto Panjang ditutup seluruhnya. Dimana sebelumnya, waduk buka 2 pintu dengan ketinggian bukaan 50 Cm setelah PLTA Koto Panjang juga melakukan penutupan 3 pintu waduk.

Baca Juga:

Lebih lanjut, penutupan pintu waduk keseluruhan tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat yang tinggi di sepanjang Sungai Kampar.

Pasalnya sejak adanya pembukaan 5 pintu waduk dengan ketinggian 100 Cm atau 1 meter, beberapa wilayah di hilir waduk banyak terdampak banjir.

"Dengan penutup seluruh pintu waduk PLTA Koto Panjang, maka permukaan air Sungai Kampar diperkirakan akan mengalami penurunan mencapai 20-30 Cm dari kondisi terakhir,"tutupnya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Curah Hujan di Pekanbaru Tinggi, Pemko Maksimalkan Penanganan Banjir
Pekanbaru Masih Dibelit Persoalan Banjir, Ini Kata Wawako Markarius
Sepanjang 900 Kilometer Drainase di Pekanbaru Dinormalisasi Tahun Ini
Inflow Turun, Besok Siang Dua Pintu Spillway PLTA Koto Panjang Ditutup
Elevasi Waduk PLTA Koto Panjang Naik Tipis Malam Ini, di Hilir Terjadi Kenaikan Permukaan Air Sungai Kampar
Tembilahan Dilanda Banjir Rob
komentar
beritaTerbaru