Selasa, 13 Oktober 2026 WIB

Riau, Sumut dan Sumbar Resiko Tertinggi Karhutla

Redaksi - Jumat, 25 April 2025 16:51 WIB
Riau, Sumut dan Sumbar Resiko Tertinggi Karhutla
Deputi Klimatologi BMKG, Dr. Ardhasena Sopaheluwakan.(Foto: BMKG)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Deputi Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dr. Ardhasena Sopaheluwakan menjelaskan, pada Mei dasarian III, sebanyak 26 persen wilayah Riau sudah memasuki musim kemarau. Hal ini menempatkan Riau sebagai wilayah dengan risiko karhutla tinggi bersama Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

"Pada Juni 2025, risiko karhutla meningkat tajam, terutama di Riau dan Sumatera Utara. Sebanyak 33,8 persen wilayah Riau masuk kategori risiko tinggi, dan 35 persen lainnya kategori menengah," kata Ardhasena.

BMKG juga memperingatkan bahwa puncak kemarau di Juli, potensi perluasan wilayah karhutla semakin besar. Provinsi lain yang turut berisiko tinggi antara lain Jambi, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga:

Untuk itu, BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan serta melakukan mitigasi sejak dini demi mencegah kerugian besar dari segi lingkungan dan kesehatan.

Dengan kolaborasi aktif seluruh pihak, Jambore Karhutla 2025 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat ketahanan lingkungan menghadapi ancaman karhutla di masa mendatang.

Baca Juga:

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
2.440 Hotspot Bercokol di Sumatera, Kabut Asap Masih Berpotensi Terjadi di Riau
BMKG Pantau 2.279 Hotspot di Sumatera, Kualitas Udara Pekanbaru Malam Ini Tidak Sehat
Kabut Asap, Senin Besok Siswa di Pekanbaru Kembali Sekolah
Modifikasi Cuaca Sepanjang Juli-September, 80 Ton Garam Disemai di Langit Riau
Membaik Setelah Seharian Diguyur Hujan, Udara Pekanbaru Pagi Ini Masih Biru
2.828 Hotspot di Sumatera, Udara Pekanbaru Masih Sangat Tidak Sehat
komentar
beritaTerbaru