Polresta Pekanbaru Gerebek Lokasi Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu, 3 Tersangka Ditahan
Polresta Pekanbaru Gerebek Lokasi Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu, 3 Tersangka Ditahan
Hukrim
Apel gabungan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Hery Heryawan, didampingi Pangdam XIX Tuanku Tambusai, Kajati Riau, Kepala BPBD Riau, Kepala Kantor SAR Pekanbaru, serta jajaran Forkopimda Riau dan pejabat utama Polda Riau lainnya.
Ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Manggala Agni, Damkar, BMKG, Lanud Roesmin Nurjadin, serta para relawan turut berpartisipasi. Dalam apel ini juga ditampilkan berbagai kendaraan operasional roda dua dan empat, perlengkapan evakuasi, hingga helikopter patroli untuk mendukung kesiapan lapangan.
Kapolda Riau Irjen Pol Hery Heryawan menyampaikan bahwa apel kesiapsiagaan ini digelar secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana menghadapi berbagai potensi bencana di musim hujan.
Baca Juga:
"Apel ini untuk memastikan seluruh personel dan peralatan siap menghadapi berbagai potensi bencana, demi menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat," kata Kapolda.
Ia menegaskan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerawanan bencana tertinggi di dunia. Pada musim hujan, potensi banjir dan tanah longsor meningkat tajam. Karena itu, menurutnya, dibutuhkan langkah strategis dan komprehensif yang dilakukan secara berkesinambungan.
Baca Juga:
"Puncak musim hujan akan terjadi pada November ini hingga Februari 2026. Kita harus siaga sejak dini agar bisa bergerak cepat ketika bencana terjadi," tambahnya.
Kapolda Riau juga menegaskan pentingnya sinergi lintas lembaga.
"Hari ini saya bersama Pangdam Tuanku Tambusai, Kajati, Kepala BPBD, BMKG, Manggala Agni, Basarnas, dan seluruh stakeholder hadir untuk memperkuat komitmen bersama. Ini bukan hanya soal kesiapan personel, tapi juga kesiapan peralatan dan sistem mobilisasi cepat saat bencana terjadi," ujarnya.
Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi tanggap darurat, meliputi latihan mobilisasi cepat, pengaturan lalu lintas darurat, evakuasi korban, hingga penyelamatan di wilayah pesisir menggunakan sekoci.
Kapolda menyebutkan, apel serupa juga digelar secara serentak di seluruh kabupaten/kota se-Riau, termasuk di Polresta Pekanbaru, dengan total lebih dari 31 ribu personel gabungan yang terlibat.
"Wilayah prioritas tentu di daerah pesisir seperti Dumai, Bengkalis, dan Kepulauan Meranti yang rawan gelombang tinggi.
Sementara di daratan, antisipasi lebih difokuskan pada banjir dan tanah longsor," jelasnya.
Kapolda juga apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi.
"Terima kasih kepada Pangdam, Kajati, BPBD, dan seluruh stakeholder yang telah berkolaborasi. Semoga langkah bersama ini mampu melindungi masyarakat Riau dari dampak bencana," tutup Kapolda.
Polresta Pekanbaru Gerebek Lokasi Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu, 3 Tersangka Ditahan
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Staf Khusus Menteri Pertahanan (Stafsus Menhan) Bidang Kedaulatan Negara, Lenis Kogoya, merilis pernyataan tegas y
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan berkolaborasi dengan Kementerian Haji dan Umrah Kota Pekanbaru
Muslim
Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Kibarkan Bendera 81 Meter di Pesisir Kampar
TNI/Polri
kabarmelayu.com Usai AIG Ditahan, Tiga Tokoh Pengelolaan Dana Jalan Pematang Panjang Disorot!
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Seorang remaja 18 tahun tewas di tempat setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Jenderal Sudirman, tepatny
Peristiwa
Ribuan Personel Dan Alutsista Paspampres Siap Amankan Rangkaian HUT Ke81 RI
TNI/Polri
Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya evakuasi Harimau Sumatera yang beberapa pekan ini meresahkan warga Desa Danai, Kecamatan Pulau Burung Kabu
Peristiwa
Apel Siaga Karhutla 2026, Kapolda Riau Tekankan Kolaborasi PolriTNIPemda
Lingkungan