Kamis, 15 Oktober 2026 WIB

Sungai Rokan Tercemar, Tim Segel PKS PT EMA

BEM UPP akan kawal kasus pencemaran PKS PT EMA
Harijal - Jumat, 20 Oktober 2017 21:57 WIB
Sungai Rokan Tercemar, Tim Segel PKS PT EMA
alfa

KEPENUHAN, kabarmelayu.com - Tercemarnya sungai Rokan akibat limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Eluan Mahkota (PT EMA) di kecamatan Kepenuhan langsung mendapat respon dari Pemkab Rokan Hulu dengan menurunkan Tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) didampingi Satpol PP dan pemerintah Kecamatan, 5 Kades dan 1 Lurah serta keikutsertaan 5 mahasiswa Univertas Pasir Pengaraian (UPP) yang bermaksud mengawal kasus ini hingga tuntas.

Kecewa dengan sistem penganan limbah PKS PT Ema, tim langsung menyegel PKS PT EMA untuk sementara waktu, Kamis (19/10/2017).

Penutupan sementara dilakukan pasca temuan limbah cair di PKS PT Ema yang terindikasi mencemari sungai Rokan yang dampaknya sangat dirasakan desa-desa yang dilewatinya, yakni Desa kepenuhan Seroja, Kepenuhan Timur, Kepenuhan Hilir, Ulak Patian dan Desa RBS, serta kelurahan Kepenuhan Tengah.

Baca Juga:

Camat Kepenuhan, Re‎cko Roeandra S.STP mengaku, penyegelan ini tentunya merupakan dampak dari tercemarnya sungai akibat kelalaian PKS yang sudah merugikan lima desa dan satu kelurahan di kecamatan Kepenuhan.

“Penyegelan ini bersifat sementara, kalau perusahaan bisa cepat memulihkan kolam limbah yang jebol dan meninggikan dinding kolam tentunya penyegelan ini segera dibuka,” ungkapnya Camat. 

Baca Juga:

Penyegelan itu bisa dijadikan pembelajaran bagi perusahaan, agar tidak lagi membuang limbahnya sembarangan, yang dapat merugikan masyarakat banyak, serta kerusakan ekosistem sungai yang ada di lingkungannya.

Mahasiswa, Pemerintahan Kecamatan, beserta masyarakat berharap perusahaan bisa segera melakukan perbaikan, jangan sampai pencemaran ini terulang kembali, pasalnya pencemaran ini telah banyak merugikan masyarakat karena merusak ekosistem Sungai Rokan yang menjadi tumpuan hidup sehari-hari masyarakat.

Ditanya ‎terkait kompensasi kerugian ditimbulkan akibat dampak pencemaran limbah PKS PT EMA, Camat mengaku akan menggelar musyawarah dengan para Kades.

Camat juga berterima kasih kepada Bupati Rohul, Suparman yang cepat merespon pencemaran limbah di wilayahnya, "Tentunya ini suatu kebanggaan bagi masyarakat," tukas Camat.

Sementara, Anton Adiputra Presiden Mahasiswa UPP yang turut menyaksikan penyegelan PKS PT EMA bersama rekan-rekannya mengatakan, mahasiswa UPP akan mengawali kasus pencemaran ini sejak dari pengamatan dan pengambilan sampel limbah di lapangan hingga tuntas sesuai peraturan yang berlaku.

“Selanjutnya kita akan ikuti prosedur pemerintah kecamatan, melakukan  musyawarah mengenai apa-apa saja yang menjadi tuntutan masyarakat 5 desa dan kelurahan di kepenuhan itu, setelah itu nanti, kami mahasiswa juga akan ikut dalam mediasi dengan perusahaan bersama pemerintahan kecamatan dan desa,” ujar Anton. 

Anton berharap pihak perusahaan membangun tanggul limbah dengan permanen. Agar ke depan tidak ada lagi pencemaran oleh limbah PT EMA. 

Menager PKS PT EMA, Hasoloan Sianturi mengaku pihaknya akan segera melakukan perbaikan kolam limbah yang jebol.(rls/har)

SHARE:
beritaTerkait
UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Sabet Gelar Juara di Ajang FLS3N 2026 Tingkat Kabupaten Kampar
25 Siswa UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Ikuti SCE 2026 Se-Sumatera
Mega Bakti Kesehatan Nasional, PP PERHATI-BKL Gelar Kegiatan di UPT SDN 024 Tarai Bangun
Sempat Nihil, Hotspot Sumatera Sore Ini Melonjak ke Angka Ribuan
Kapolda Riau Tegaskan Polisi Tak Boleh Tunggu Viral, Pelayanan Publik dan Integritas Jadi Prioritas
Kabut Asap, Pemko Pekanbaru Kembali Tutup  RTH dan Taman Kota
komentar
beritaTerbaru