Selasa, 25 Agustus 2026 WIB

Lagi, Empat Hotspot Terdeteksi di Riau

Harijal - Minggu, 08 Juli 2018 21:35 WIB
Lagi, Empat Hotspot Terdeteksi di Riau
ist.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus menjadi perhatian. Ini terlihat dengan hotspot yang masih terus menghampiri Riau beberapa hari belakangan ini.
    
Pantauan Satelit Terra dan Aqua Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Minggu 8 Juli 2018 mendeteksi 6 hotspot di wilayah Sumatera. Dari angka tersebut, Riau menyumbang empat hotspot.
    
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Sukisno mengatakan, Hotspot tersebut tersebar di 3 daerah. Riau tertinggi dengan 4 hotspot, Bengkulu 1 hotspot dan Sumbar juga 1 hotspot.
    
"Memang di Riau kembali terdeteksi hotspot. Untuk adi Riau tersebar di 2 wilayah, yakni Bengkalis 3 hotspot dan Kampar 1 hotspot," tuturnya.
    
Kendati demikian, BMKG Stasiun Pekanbaru memperkirakan sejumlah daerah di Riau masih berpotensi akan diguyur hujan pada malam ini. Potensi hujan yang akan turun kemungkinan dengan intensitas ringan juga bersifat lokal.
   
Misalnya terjadi di sebagian wilayah Rohil, Rohuk, Dumai dan Bengkalis. Untuk diketahui udara di Riau hari ini diramalkan berkisar pada angka 23.0-33.0 derajat celcius dengan tingkat kelembaban udara 50-95 persen. Sedangkan arah angin bertiup dari Tenggara-Selatan dengan kecepatan 09-27 km/jam. (mcr)

SHARE:
beritaTerkait
Kapolres Pelalawan Pimpin Anev Penanggulangan Bencana Karhutla di Kerumutan
Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Keluhkan Jalan Poros Dusun 4 Portal Kecamatan XIII Koto Kampar yang Rusak Parah
Berjibaku Melawan Karhutla di Kerumutan, Tim Gabungan Bangun Embung, Penyekatan dan Water Bombing
Luruskan Informasi, Pengawas dan Tim Ahli Koperasi JMB Tegaskan Pertemuan di Kantor Camat Adalah Rapat Koordinasi
Siak Zero Firespot, Bupati Afni Kerahkan Forkopimda hingga PKK Cegah Karhutla
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab Serahkan Reflector Jalan untuk Tingkatkan Keselamatan Pengendara di Desa Senama Nenek
komentar
beritaTerbaru