Sabtu, 10 Oktober 2026 WIB

Berjibaku Melawan Karhutla di Kerumutan, Tim Gabungan Bangun Embung, Penyekatan dan Water Bombing

Redaksi - Senin, 24 Agustus 2026 17:33 WIB
Berjibaku Melawan Karhutla di Kerumutan, Tim Gabungan Bangun Embung, Penyekatan dan Water Bombing
Beng/KM
kabarmelayu.comKERUMUTAN - Sudah dua puluh lima hari berlalu, upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kerumutan Kabupaten Pelalawan, Riau, terus dilakukan secara intensif.

Tim gabungan Polres Pelalawan, Polda Riau, BPBD, TNI dan unsur masyarakat masih berjibaku melawan kobaran api dengan mengerahkan berbagai strategi, mulai dari pembangunan embung, penyekatan area rawan penyebaran api, hingga dukungan pemadaman melalui water bombing, Senin, 23 Agustus 2026.

Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, S.I.K yang ditemui dilokasi kebakaran mengatakan, pembangunan embung dilakukan sebagai langkah strategis untuk memastikan ketersediaan sumber air di sekitar lokasi karhutla.

Baca Juga:

Embung tersebut menjadi salah satu titik pendukung bagi petugas dalam melakukan pemadaman, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau kendaraan pemadam.

Selain itu, tim di lapangan juga melakukan penyekatan untuk menghambat pergerakan api agar tidak meluas ke area lainnya. Petugas terus memantau titik-titik rawan serta melakukan pendinginan pada lahan yang telah terbakar guna mencegah munculnya kembali bara api.

Baca Juga:

Kapolres menambahkan, dari udara, operasi water bombing turut dilakukan untuk membantu menjangkau lokasi kebakaran yang sulit diakses melalui jalur darat.

Kolaborasi antara personel di darat dan dukungan udara menjadi bagian penting dalam mempercepat proses pemadaman.

Sinergi dan kerja keras tim gabungan menjadi wujud nyata komitmen dalam melindungi masyarakat, menjaga lingkungan, serta mencegah dampak karhutla semakin meluas.

Di tengah panasnya kobaran api, semangat petugas tak surut. Setiap langkah dilakukan untuk satu tujuan, api padam, hutan terlindungi, dan masyarakat aman dari ancaman karhutla.(beng)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
2.828 Hotspot di Sumatera, Udara Pekanbaru Masih Sangat Tidak Sehat
Peringatan untuk Kelompok Rentan, Asap Karhutla Berisiko Hingga  Mengancam Jiwa
Sempat Tertahan di Langit Riau Akibat Kabut Asap, Tiga Pesawat Akhirnya Mendarat di Bandara SSK II Pagi Ini
Jumlah Hotspot Riau Naik Jadi 19 Titik, Sumatera 4.845, Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
Kecamatan Tenayan Raya dan Lintas Sektor Bagikan Ribuan Masker
Jarak Pandang 800 Meter, Dua Pesawat Gagal Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
komentar
beritaTerbaru