Sabtu, 26 September 2026 WIB

Terowongan Mina Mati Lampu, Tidak Ada Korban

Harijal - Minggu, 10 Juli 2022 18:29 WIB
Terowongan Mina Mati Lampu, Tidak Ada Korban
Terowongan Mina. (Liputan6.com/Mevi Linawati)

JAKARTA - Mati lampu terjadi di terowongan Mina pada Minggu (10/7/2022) pagi, Waktu Arab Saudi. Tepatnya di terowongan yang menuju jalur atas jamarat tiga atau lantai tiga.

"Pada jam 05.15 WAS sampai 06.10 WAS kurang lebih, terjadi mati lampu di terowongan arah menuju jalur atas jamarat tiga atau lantai tiga," kata Wakasatops Masyair 3 Harun Al Rasyid, kepada Media Center Haji (MCH) 2022, di Mina, Makkah, Sabtu.

Dia mengatakan, dugaan sementara mati lampu karena korsleting arus pendek. Menurut dia, tanda tanda itu sebetulnya sudah tampak Sabtu 9 Juli 2022 malam, di mana lampu depan terowongan kadang mati kadang hidup.

Baca Juga:

"Dan tadi pagi, begitu jemaah habis subuh mau ke jumarat lewat terowongan tersebut, maka terjadi mati lampu dan Alhamdulillah tidak lama, 30 menit saja bisa segera diatasi oleh pihak Arab Saudi dan alhamdulillah sekarang sudah normal kembali," ujar dia.

Harun menjelaskan, saat kejadian, pergerakan jemaah langsung dihentikan sementara. Mereka kemudian diberi arahan dan edukasi agar jemaah tidak panik dan tenang karena hanya beberapa saat saja sambil menunggu perbaikan.

Baca Juga:

"Jemaah menunggu, dihentikan dan kami memberikan edukasi juga informasi seputar jamarat yang akan mereka lalui di lantai 3," kata dia.

Tidak Ada Korban

Harun mengatakan, tidak ada korban dalam peristiwa mati lampu tersebut. "Alhamdulillah tidak terjadi, dan segera teratasi dengan baik dan sekarang sudah lancar dan normal," kata dia.

Ditangani dengan Baik

Harun menyebut, pihak Arab Saudi melakukan penanganan dengan baik. Mereka juga menyiapkan ahli listrik untuk mengantisipasi agar kejadian kejadian tersebut tidak terulang kembali.

Harun mengatakan, saat kejadian jemaah berhenti dan menunggu di sepanjang jamarat masuk terowongan. Mereka diberikan edukasi dan bimbingan. Mereka pun mematuhi aturan itu.

"Ketika terjadi lagi kami arahkan supaya tidak panik. Kalau panik hadapi gelap, justru akan menambah situasi tidak kondusif. Apalagi begitu padatnya jemaah kita. Kita imbau agar tenang," kata Harun.

(sumber: Liputan6.com)

SHARE:
beritaTerkait
Penghapusan UKT PTN dan Menjaga Eksistensi PTS
Sertijab Wakapolda Riau, Brigjen Simson Zet Ringu Emban Amanah Baru dan Tegaskan Komitmen Green Policing
Tinjau PPS Bungus, Menaker Dukung Penciptaan Lapangan Kerja Perikanan
RUU Kawasan Industri Jangan Hanya Bangun Kawasan, Harus Hasilkan Ekonomi Nyata
Sambut HUT TNI Ke-81 Koramil 05/ RM Gelar Jalan Santai dan Senam Sehat
Kecewa, Asri Auzar Tuding Bistamam Lupa Janji
komentar
beritaTerbaru