Rakerda KORMI Pekanbaru Siapkan Program dan Event Olahraga Masyarakat
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, ST.,M.Arch secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Komite
Pemerintahan
Kejatuhan Konstantinopel ke tangan umat Islam menandai terbukanya dunia Timur Tengah menuju dunia modern. Selain itu, penaklukan ibu kota Romawi tersebut membangkitkan kembali semangat kaum muslimin untuk mengembalikan kejayaan dan kewibawaan Islam di mata dunia pascakeruntuhan Bani Abasyiah oleh Tartar Mongol.
Dalam hadis yang diriwayatkan Bukhari, Ahmad dan Al-Hakim, Rasulullah SAW bersabda, "Konstantinopel akan jatuh di tangan seorang pemimpin yang sebaik-baik pemimpin, tentaranya sebaik-baik tentara, dan rakyat sebaik-baiknya rakyat".
Dilansir dari buku 1453: Detik-detik Jatuhnya Konstantinopel ke Tangan Muslim karya Roger Crowley, menyebutkan Konstantinopel memang selalu menjadi kota rebutan bangsa-bangsa dunia. Baik dari Eropa, Rusia, Afrika, Persia, Arab-Muslim, bahkan keturunan Turki. Kekhalifahan Islam sendiri, dalam rentang 800 tahun sudah mencoba merebutnya, namun selalu gagal.
Baca Juga:
Sultan Mehmet II (Mahmud II) adalah putra Sultan Murad II yang berhasil membebaskan Kontantinopel dari tangan kaisar Contantine XI Paleologus. Di awal perjuangan, Sultan berkirim surat dengan penguasa Bizantium yang berisi ajakan untuk masuk Islam atau menyerahkan Konstantinopel secara damai. Namun penguasa Konstantinopel menolak seruan Sultan dan lebih memilih untuk perang.
Sultan menyadari Konstantinopel adalah kota laut dengan pertahanan tembok tebal berlapis dua setinggi 10 meter dan dikelilingi parit sedalam tujuh meter, yang tidak mungkin bisa dikepung kecuali menggunakan armada laut. Karenanya, dia pun membawa 400 unit kapal perang, meriam-meriam penghancur, dan peralatan berat canggih lainnya dengan jumlah pasukan 150 ribu personel.
Baca Juga:
Tepat pada Jumat 6 April 1453, Sultan Mehmet II bersama gurunya, Syaikh Aaq Syamsudin (nasabnya bersambung hingga Abu Bakar Shiddiq), beserta dua tangan kanannya, Halil Pasha dan Zaghanos Pasha, menyerbu benteng kota Konstantinopel. Diiringi hujan panah, tentara Islam Turki maju dalam tiga lapisan pasukan. "Irregular" lapisan pertama, "Anatolian Army" dilapis kedua, dan terakhir pasukan khusus "Janissari".
Meski segala kemampuan dengan bantuan teknologi canggih dikerahkan, Konstantinopel sulit ditaklukkan. Banyak tentara Sultan tewas dan hampir saja membuat frustasi. Hingga akhirnya sebuah ide yang terdengar bodoh dilakukan hanya dalam semalam: memindahkan kapal-kapal tempur melalui darat untuk menghindari rantai penghalang. Usaha ini berhasil memasukkan 70 kapal ke wilayah Selat Golden Horn hingga mengejutkan musuh.
Hampir dua bulan pasukan Sultan menggempur pertahanan Konstantinopel. hingga Selasa 20 Jumadil Ula 857 H/ 29 Mei 1453 M, hari kemenangan itu tiba. Melalui pintu Edirne, pasukan Sultan memasuki kota dan mengibarkan bendera Daulah Utsmaniyah di puncak kejayaa Konstantinopel. Dalam pertempuran hebat itu, Kaisar Constantine XI dikabarkan tewas, walau sampai saat ini jasadnya tidak pernah ditemukan.(ROL)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, ST.,M.Arch secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Komite
Pemerintahan
kabarmelayu.com,SIAK Polisi menetapkan DK, Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Siak sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan maut yang m
Hukrim
kabarmelayu.com,BENGKALIS Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis terus berupaya memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi Bahan B
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Kartika Sari, Kelurahan Sri Meranti Kecamatan Rumbai,
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Polsek Kampar Kiri berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di Dusun Sungai Air Hitam, Desa Sungai Lipa
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Bermain di kandang Adhyaksa FC Bekasi pada pekan kedelapan, Sabtu (31/10/2026) sore, PSPS berhasil mencuri satu
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pengurus Kota Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Pekanbaru mengambil langkah strategis untuk memperkuat pembinaa
Sport
kabarmelayu.com,DUMAI Bambang Prayetno, S.H., kembali dipercaya memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai untuk kedua kalin
TNI/Polri
kabarmelayu.com,DUMAI Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir melaksanakan kegiatan kunjung
Iptek
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabar duka menyelimuti Provinsi Riau. Bupati Siak dua periode, Arwin bin Ahmad Saruji (Arwin AS) kembali menghad
Pemerintahan