Sabtu, 31 Oktober 2026 WIB

Arwin AS, Mantan Bupati Siak Dua Periode Berpulang ke Rahmatullah

Redaksi - Sabtu, 31 Oktober 2026 15:53 WIB
Arwin AS, Mantan Bupati Siak Dua Periode Berpulang ke Rahmatullah
Bupati Siak Afni Zulkifli bersama almarhum Arwin AS saat menjalani perawatan di rumah sakit.(Foto: istimewa)
kabarmelayu.com,PEKANBARU - Kabar duka menyelimuti Provinsi Riau. Bupati Siak dua periode, Arwin bin Ahmad Saruji (Arwin AS) kembali menghadap Sang Pencipta.

Almarhum berpulang di usia 73 tahun pada Sabtu, 31 Oktober 2026 sekitar pukul 07.28 WIB di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru.

Jenazah almarhum saat ini disemayamkan di rumah duka di Jalan Thamrin, samping SMK Labor, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru.

Baca Juga:

Almarhum Arwin AS dikenal sebagai Bapak Pembangunan Kabupaten Siak. Bupati Siak pertama ini adalah seorang pemimpin visioner yang telah meletakkan fondasi Siak dari nol setelah pemekaran dari Bengkalis pada 1999.

Arwin AS menjabat selama dua periode, 2000-2005 dan 2006-2011 bersama wakilnya OK Fauzi Jamil.

Baca Juga:

Selama kepemimpinannya, almarhum berhasil mengubah Siak dari daerah pemekaran baru menjadi salah satu kabupaten termaju di Riau. Di tangannya, pembangunan infrastruktur di Siak berjalan sangat pesat.

Jembatan ikonik Tengku Agung Sultanah Latifah yang megah yang melintasi Sungai Siak, adalah aalah satu hasil dari tangan dingin almarhum untuk masyarakat Siak.

Salah satu hasil pemikiran almarhum lainnya, Arwin juga memiliki peran besar dalam memperjuangkan pembentukan dan pengelolaan sumur minyak oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bumi Siak Pusako (BSP).

Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli turut menyampaikan duka mendalam atas kabar duka ini. Baginya, Arwin AS adalah sosok ayah yang selama ini membimbing, mendukung, dan menguatkannya, bahkan sejak sebelum dirinya dipercaya memimpin Kabupaten Siak.

Afni mengenang Arwin sebagai sosok yang tidak pernah berhenti memberikan keyakinan dan dukungan terhadap perjuangannya. Bahkan, ketika banyak orang belum percaya dirinya mampu maju sebagai Bupati Siak, Arwin justru berdiri memberikan dukungan penuh.

"Beliau selalu yakin dan memberi keyakinan. Beliau bersama berjuang dan memperjuangkan. Beliau tak setapak pun pernah meninggalkan saya sendirian. Tidak pernah," kenang Afni.

Setiap kali bertemu, Arwin selalu berpesan agar dirinya tidak menyerah dan tetap kuat menjalankan amanah memimpin Siak. Ia juga berpesan agar Afni tidak gentar memperjuangkan hak-hak Siak, sekalipun harus berdiri di depan Istana Negara.

"Jika sehat, aku pun akan ikut berdiri bersamamu di depan Istana meminta hak-hak Siak itu. Jangan lupa pakai baju putih, baju bupatimu itu. Doa dan dukungan rakyat pasti bersamamu," kenang Afni mengutip pesan terakhir Arwin.

Bagi Afni, kepergian Arwin bukan sekadar kehilangan seorang tokoh yang pernah memimpin Siak. Afni kehilangan sosok yang telah dianggap sebagai ayah, tempat bersandar sekaligus sumber kekuatan dalam menjalankan perjuangan untuk daerah.

"Siak kehilangan besar, dan saya, sejenak seperti tidak berpijak. Seperti anak kehilangan bapak," tulis Afni dalam ungkapan dukanya.

Editor
: Andi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Duka Mendalam Koni Dumai atas Berpulangnya Ketua KONI Riau Iskandar Hoesin
Setelah Tuntaskan Rukun dan Wajib Haji, Jemaah Asal Desa Pulau Payung Kampar Wafat di Tanah Suci
Jemaah Haji Asal Kuansing Wafat di Tanah Suci
Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia Dinihari Tadi
Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia
Bupati Bengkalis Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Hj. Umi Kalsum
komentar
beritaTerbaru