Senin, 31 Agustus 2026 WIB

Pemerintah Dinilai Durhaka kepada Soeharto

Harijal - Senin, 09 November 2015 12:42 WIB
Pemerintah Dinilai Durhaka kepada Soeharto
Internet
Soeharto

Kabar Melayu (JAKARTA) - Pemerintah dinilai durhaka pada Presiden kedua RI, Soeharto. Pasalnya, Presiden RI saat ini, Joko Widodo tidak memberi gelar kepahlawanan kepada Soeharto. 

Himpunan Masyarakat Peduli Indonesia (HMPI) pun kecewa dengan adanya keputusan tersebut. "Mungkin Jokowi tidak mau memberi gelar pahlawan ke Soeharto karena takut kalah populer atau barangkali mereka khawatir masyarakat menjadi ingat di mana masa Soeharto, nasib rakyat terasa lebih baik," ujar Sekjen HMPI, Tri Joko Susilo, kepada Republika.co.id.

Soeharto, kata Tri, merupakan sosok yang banyak melahirkan gagasan. Sementara itu, Jokowi dinilai menutup telinga terhadap survei-survei riil dimana masyarakat merindukan era Soeharto. Namun menurutnya wajar mengingat ruh pemerintahan saat ini bertabrakan dengan ruh kekaryaan yang digagas Pak Harto. 

Baca Juga:

"Dengan abai pemerintah yang kini banyak diisi musuh-musuh Pak Harto diam, bahkan kami menyayangkan para pendukung Pak Harto yang dekat dengan Jokowi saat ini seperti seorang ajudan yang pernah jadi Panglima ABRI juga diam, dimana hati nuraninya," jelas Tri.

Sebelumnya, HMPI mengajukan gelar pahlawan kepada Soeharto karena beberapa alasan. Pertama, Soeharto dinilai mampu bertahan selama 30 tahun karena memiliki ide yang terasa bagi masyarakat.
"Jika tidak punya ide dan pemikiran otentik, tidak mungkin bertahan selama puluhan tahun, dia punya ide perubahan negeri secara gradual atau bertahap," kata Tri. 
 
Kedua, Soeharto juga bukan sosok yang suka berkarya dengan gaduh. "Dengan tangan dinginnya, Soeharto  membawa Republik ini dari kemelut tanpa banyak aksi pidato meledak-ledak yang isinya khayalan  soal revolusi mental," ujarnya.

Baca Juga:

Sumber

SHARE:
beritaTerkait
Agung Nugroho Senang Anak-anak Kembali Sekolah
Karhutla Riau Mulai Terkendali
Sekda Inhil Hadiri Paripurna ke-15 DPRD. Masa Persidangan VI Ditutup dan Persidangan VII Dibuka
Gerebek Pengedar Narkoba, Polresta Pekanbaru Sita 31 Catridge Etomidate dan 40 Pil Ekstasi
Benih Jagung Kuartal III Telah Ditanam, Polsek Kandis Perkuat Ketahanan Pangan di Wilayah Binaan
62 Hotspot Masih Terpantau di Riau. Inhil 49, Pelalawan Tersisa 7
komentar
beritaTerbaru