Alarm Krisis Fiskal Kabupaten Bengkalis
Oleh Bagus SantosoSECARA konsisten, Kabupaten Bengkalis menempatkan dirinya sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi regional dengan menyumba
Opini
JAKARTA - Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah, Presiden RI Joko Widodo mengingatkan pemerintah daerah (Pemda) se Indonesia agar segera mempercepat realisasi APBD.
Jokowi mengungkapkan, pemerintah sibuk mencari uang dari luar agar masuk ke daerah, dan terjadi perputaran uang yang lebih meningkat.
Akan tetapi sebutnya, uang di saku sendiri yang ditransfer dari Menteri Keuangan ke daerah-daerah justru belum dipakai.
Baca Juga:
"Pagi tadi saya tanya keĀ Menteri Keuangan, ada berapa uang kabupaten kota dan provinsi yang ada di bank yang belum dipakai. Biasanya tahun lalu di bulan-bulan seperti ini paling 210-220 triliun, pagi tadi kita cek uang yang ada di bank masih 278 triliun," ucapnya, dalam Rakor investasi tahun 2022, di Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta, Rabu (30/11/22).
Presiden menyebutkan, pemerintah mencari investasi agar ada arus modal masuk. Namun sayangnya, APBD yang dikantong tidak dipakai.
Baca Juga:
"278 triliun gede banget, gede banget besar sekali. Kalau ini di daerah hati-hati," ucapnya.
Jokowi menyebutkan, ia telah memerintahkan Kemendagri Tito Karnavian agar mengecek satu persatu pemerintah daerah apa persoalannya.
Menurutnya, dalam situasi yang sangat sulit ini akan tetapi uang tidak dipakai besar sekali.
"Saya minta segera dibelanjakan, memang realisasi biasanya di akhir tahun di Desember, tapi ini kita bandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya ini sudah melompat tinggi sekali," tuturnya.
Presiden menambahkan, untuk realisasi belanja, untuk nasional itu sudah masuk ke angka 76 persen realisasi belanjanya. Namun di daerah baru 62 persen.
Ia mengingatkan karena besok sudah memasuki bulan Desember, maka penting untuk segera merealisasikannya dan berhati-hati dalam hal ini.
"Artinya kita pontang-panting cari arus modal masuk dari capital in flow, lewat investasi, tapi uang yang ada di kantong sendiri tidak direalisasikan. Hati-hati ini keliru besar," tutupnya.(*)
Oleh Bagus SantosoSECARA konsisten, Kabupaten Bengkalis menempatkan dirinya sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi regional dengan menyumba
Opini
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Inhil H.Herman bersama Unsur Forkopimda mendampingi Kapolda Riau dalam kunjungan kerjanya ke Kecamatan Concon
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau memastikan tidak ada kebijakan pemberhentian atau pemutusan hubungan kerja (PHK) terhad
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera III mencatat, kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) di Riau saat ini dalam kond
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Perusahaan industri siminta untuk memperhatikan keberadaan zona penyangga (buffer zone) dalam pengembangan kaw
Ekbis
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan menggelar tablig akbar bertajuk Riau Bershalawat bersama tokoh ulama
Muslim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak 25 pelajar, mahasiswa, dan guru asal Jepang turun langsung menanam pohon di kawasan Taman Hutan Raya Su
Lingkungan
kabarmelayu.com,SUMEDANG Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi secara simbolis menerima penyerahan lulusan Institut Pemerintahan
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Fun Pingpong Competition bertema Mempererat Sinergi SKK Migas EMP PWI Riau resmi dibuka di Kantor PWI Ri
Sosial
Ketahanan Pangan, Kapolsek Kandis dan Personel Siapkan Kebutuhan Air untuk Tanaman Jagung
Lingkungan