Senin, 21 September 2026 WIB

Panglima TNI Gagas Asex-01 Natuna Wujud The Mother Of ASEAN

Harijal - Rabu, 20 September 2023 11:05 WIB
Panglima TNI Gagas Asex-01 Natuna Wujud The Mother Of ASEAN
Puspen TNI

BATAM - Latihan bersama ASEAN Solidarity Exercise (ASEX-01 N) Natuna 2023 di Batam pada 18–23 September merupakan wujud dukungan angkatan bersenjata negara-negara anggota ASEAN untuk ASEAN Outlook on Indo-Pacific (AOIP). 

Demikian dinyatakan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono sebagai keynote speaker pada Subject Military Expert Exchange (SMEE) latihan bersama Asex 01 Natuna, bertempat di Hotel Radison, Batam, Selasa (19/9/2023)

Sebuah keniscayaan bahwa Indonesia secara geografis maupun demografis merupakan negara terbesar di kawasan, sehingga sudah selazimnya  Indonesia menjadi sentral, pelindung, dan pemersatu negara-negara  di kawasan, seperti sejatinya sosok Ibu dikawasan atau the Mother of ASEAN. Oleh karena itu sebuah konsekuensi logis apabila Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menggagas latihan bersama ASEX-01 yang melibatkan seluruh negara ASEAN dan pertama dalam sejarah. 

Baca Juga:

Lebih lanjut disampaikan Panglima TNI, bahwa latihan bersama yang pertama kalinya digelar dan diikuti oleh seluruh angkatan bersenjata negara-negara anggota ASEAN, mengusung Sentralitas ASEAN yang juga visi utama dari Perspektif ASEAN terhadap  AOIP.

“ASEAN AOIP merupakan peneguhan terhadap peran ASEAN untuk menjaga perdamaian, keamanan, stabilitas, dan kesejahteraan di kawasan Indo-Pasifik. Outlook ini mengedepankan dialog yang inklusif dan terbuka serta kerja sama menjaga keamanan maritim, ekonomi, konektivitas, dan tujuan pembangunan yang berkelanjutan  dan kerja sama militer menjadi bagian dari implementasi AOIP pada masa mendatang,”  Jelas Laksamana TNI Yudo.

Baca Juga:

SMEE, yang merupakan bagian dari rangkaian latihan ASEX-01 Natuna 2023 mengangkat isu-isu keamanan dan ancaman non-tradisional di kawasan Asia Tenggara. 

Dalam diskusi tersebut, Panglima TNI memberikan pidato kuncinya (keynote speech), kemudian diikuti dengan sejumlah pembicara lain yaitu Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Komando Armada I Laksamana Pertama (Laksma) TNI Muhammad Taufik dan Kepala Information Fusion Centre (IFC) Singapura LTC Lester Yong. 

Laksma Muhammad Taufik dalam acara itu, mengidentifikasi bentuk ancaman non-tradisional dan cara-cara mengantisipasinya melalui perspektif kerja sama militer di ASEAN. Sementara itu, delegasi dari Singapura membahas langkah-langkah menindaklanjuti kerja sama pertukaran informasi antarnegara di kawasan. 

Autentikasi: Kabid Peninter Puspen TNI Kolonel Arm Suhendro Oktosatrio

SHARE:
beritaTerkait
Borong 32 Emas di Kejurprov VIII Panahan Riau 2026, Pekanbaru Juara Umum
Dari Angka 6000-an, Hotspot Sumatera Tinggal 671, Langit Pekanbaru Cerah Diguyur Hujan
Gondol Aki Mobil, Pria Pengangguran di Rumbai Dibekuk
Dukung Kesejahteraan Masyarakat, Babinsa Koramil 06 Siak Hulu Dampingi Pemberian Sembako Bagi Warga Kurang Mampu
Niat Tulus Andi Saing Bangun Desa Teluk Sono, Gayung Bersambut dengan Masyarakat Luas
Kesebelasan UPT SDN 024 Tarai Bangun Sabet Juara II Kejuaraan Sepakbola Pulau Bayur 2026 Antar SSB Se-Riau
komentar
beritaTerbaru