Gerebek Pengedar Narkoba, Polresta Pekanbaru Sita 31 Catridge Etomidate dan 40 Pil Ekstasi
Gerebek Pengedar Narkoba, Polresta Pekanbaru Sita 31 Catridge Etomidate dan 40 Pil Ekstasi
Hukrim
JAKARTA - Front Umat Islam (FUI) menyebut aksi kirim karangan bunga anonim ke Mabes Polri dan Polda Metro Jaya merupakan upaya pengembosan terhadap gerakan yang dituduh radikal.
Yakni, aksi 505 yang dilakukan pada 5 Mei 2017. Di mana, tujuan aksi tersebut adalah mendorong majelis hakim agar menghukum terdakwa penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) seberat-beratnya.
BERITA REKOMENDASI
Serukan Vonis Ahok Secara Adil, MUI Tangsel Dukung Aksi 505
Ribuan Warga Muhammadiyah Akan Ikut 'Aksi Damai 505'
MUI: Silahkan Aksi Damai 505
(Baca juga: "Banjir" Karangan Bunga di Polri, FUI Sebut Upaya Gembosi Aksi 505).
Baca Juga:
"Ini kan memang sesuatu hal yang sebenarnya sudah jauh-jauh hari (diprediksi) bahwa akan terjadi berbagai pengembosan," kata Aktivis Front Umat Islam (FUI) Bernard Abdul Jabbar kepada Okezone, Rabu (3/5/2017).
Dalam ucapan karangan bunga anonim ke Mabes Polri yang menyebutkan keberhasilan Polri menumpas kelompok radikal justru menjadi pertanyaan Bernard.
Baca Juga:
"Adanya karangan bunga yang dikirimkan ke Polri ini kan sebenarnya apa? Apa atas keberhasilan Polri meringkus atau melakukan upaya penangkapan terhadap orang-orang yang dianggap radikal," ujarnya.
"Menurut saya, ini sebagai untuk menaikan citra Polri itu sediri yang selama ini di mata masyarakat sudah menurun kepercayaan, keberpihakan Polri ke golongan tertentu dan kekuasaan ini sudah rahasia umum," imbuhnya.
Saat disinggung, apakah FUI setuju penegak hukum memberantas kelompok radikal, Bernard dengan tegas menjawab, bahwa dalam syariat Islam menyatakan, kekerasan dan radikalisme dilarang.
"Kalau kelompok radikal terosis Islam tidak mengajarkan, kita setuju dengan itu (pemberantasan kelompok radikal)," tutupnya.
Gerebek Pengedar Narkoba, Polresta Pekanbaru Sita 31 Catridge Etomidate dan 40 Pil Ekstasi
Hukrim
Benih Jagung Kuartal III Telah Ditanam, Polsek Kandis Perkuat Ketahanan Pangan di Wilayah Binaan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Setelah terpantau hingga 500an hotspot (titik panas) di Riau sepekan lalu, pagi ini Badan Meteorologi Klimatolo
Lingkungan
kabarmelayu.com,MERANTI Seekor buaya muara menerkam seorang warga bernama Atai (35) saat menyeberang menggunakan rakit di Sungai Sendewo,
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Menjalani Tugas seharihari di dunia kesehatan sebagai dokter, tidak membuat dr. Hj. Nadya Isra Miranti, M.K.M ber
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Law Firm Citra Hukum Keadilan (CHK) resmi memperluas jangkauan layanannya dengan meresmikan Kantor Perwakilan Pr
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR Babinsa Koramil 06/Siak Hulu, Serma Gali Handoko, menghadiri malam puncak peringatan HUT RI ke81 tahun 2026, Sabtu
Sosial
kabarmelayu.com,BENGKALIS Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus berupaya memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui sinergi den
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Aksi pemerasan disertai ancaman kekerasan berhasil diungkap jajaran Polsek Sukajadi. Korbannya seorang pria ya
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak 12 personel Tim Alpha Pekanbaru melaksanakan fastrope sebagai tim pembuka di titik Drop Zone (DZ) dalam
TNI/Polri