Senin, 31 Agustus 2026 WIB

Soal Pemindahan Ibu Kota, Begini Gagasan sang Proklamator Bung Karno

Harijal - Sabtu, 08 Juli 2017 22:33 WIB
Soal Pemindahan Ibu Kota, Begini Gagasan sang Proklamator Bung Karno
(Foto: Disparekraf Palangka Raya)
Suasana di Palangka Raya, kota yang menjadi opsi untuk dijadikan Ibu Kota

JAKARTA - Masyarakat dihebohkan dengan rencana Pemerintah Indonesia melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) terkait pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke kota lain.

Sejarawan JJ Rizal mengatakan, jika rencana pemerintah saat ini berlandaskan pada gagasan Bapak Pendiri Bangsa Ir Soekarno mengenai pemindahan Ibu Kota, maka kajian dan diskusi mengenai hal tersebut harus didalami kembali.

Rizal menjelaskan, gagasan Bung Karno bukan sekadar hanya memindahkan Ibu Kota secara menyeluruh ke kota lain. Namun, lanjut Rizal pemindahan itu diartikan lebih kepada pembagian beban ke kota lainnya yang ada di Indonesia.

Baca Juga:

"Karena setahu saya Bung Karno itu tidak pernah menggagas pindah Ibu Kota kalaupun pernah menggagas itu dalam konteks artian bukan pindah Ibu Kotanya tapi dibagi beban Ibu Kota ke tempat lain," kata Rizal usai menjadi narasumber di program Talk To iNews, Jakarta Pusat, Jumat 7 Juli 2017.

Dalam gagasannya, Bung karno membayangkan Palangka Raya Kalimantan Tengah merupakan jiplakan dari wajah Indonesia. Tetapi, muka asli Indonesia tetap berada di Jakarta.

Baca Juga:

"Jadi harus bikin Jakarta di tempat lain sesuai dengan identitas masing-masing tempat di mana itu mewakili wajah Indonesia yang berbeda-beda yang bhinneka. Jadi bayangan Bung Karno itu," ujar Rizal.

Lebih lanjut Rizal memaparkan bahwa Jakarta juga memiliki simbol khas nasionalisme Indonesia. Hal ini mengingat, banyak rangkaian sejarah tentang berdirinya bangsa dan negara ini ada di Jakarta.

"Karena Indonesia lahir di Jakarta. Nasionalisme lahir di Jakarta proklamasi dilakukan di Jakarta. Jadi tidak ada yang punya posisi historis karena Bung Karno orang yang anggap penting sejarah seperti Jakarta kota perjuangan kancah nasionalisme Indonesia," tutur dia.

Selanjutnya, Bung Karno sebenarnya memang menyiapkan Jakarta sebagai Ibu Kota Indonesia. Pasalnya, sebagai arsitek, Bung Karno langsung turun tangan dalam merancang Jakarta.

"Kata Bung Karno bukan Jakarta tak pernah disiapkan untuk Ibu Kota justru Bung Karno siapkan Jakarta jadi Ibu Kota. Karena Bung Karno arsitek langsung turun tangan untuk rancang Jakarta arsitektur ruang Ibu Kota indonesia. Jadi dia bangun seperti Monas, Gedung DPR/MPR dan Patung Dirgantara, dan lain-lain," tutur Rizal. (ran)

 

(sal/okezone)

SHARE:
beritaTerkait
Gerebek Pengedar Narkoba, Polresta Pekanbaru Sita 31 Catridge Etomidate dan 40 Pil Ekstasi
Benih Jagung Kuartal III Telah Ditanam, Polsek Kandis Perkuat Ketahanan Pangan di Wilayah Binaan
62 Hotspot Masih Terpantau di Riau. Inhil 49, Pelalawan Tersisa 7
Buaya Terkam Warga di Sungai Sendewo Meranti
PPNK Angkatan 73 Lemhannas RI Usai, dr. Hj. Nadya Isra Miranti Terapkan Nilai-nilai Kebangsaan di Dunia Kesehatan
Perkuat Tata Kelola Agribisnis Sawit dan Mitigasi Tipikor, Law Firm Citra Hukum Keadilan Resmi Buka Kantor Perwakilan di Riau
komentar
beritaTerbaru