Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
Pemerintahan
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Menyusul akan berakhirnya masa pengelolaan block minyak Rokan dari SKK Migas ke Pertamina 2021 mendatang, Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) kini kian intens berkomunikasi dengan DPRD Riau.
Teranyar, FKPMR menggelar seminar berjudul, Optimalisasi potensi WK Migas Rokan bagi masyarakat Riau dengan DPRD Riau, Rabu (15/7/20).
Dalam seminar tertutup digelar di ruang Medium Gedung DPRD Riau itu, FKPMR menyampaikan 3 poin.
Baca Juga:
Ketiga poin tersebut diantaranya, ketenagakerjaan, perundang-undangan, dan konstribusi dalam bentuk Community Development.
Menyikapi hal itu, Wakil ketua DPRD Riau Hardianto mengatakan siap menyusun Perda tersebut.
Baca Juga:
"Kami sangat bangga dengan perjuangan FKPMR. Karena ketika hal ini diserahkan ke Pemprov Riau kami akan berbicara secara normatif dan legalisasi kerja yang sudah diatur sesuai perundang-udangan", ucapnya.
Ia mengaku DPRD Riau sangat butuh dukungan dan dorongan dari FKPMR dan semua komponen masyarakat Riau agar ketiga poin yang disampaikan FKPMR dapat terealisasi.
"Makanya kami berharap semua komponen masyarakat Riau khususnya FKPMR yang dinilai konsen terhadap pengelolaan block Rokan, dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Riau", ucap Hardianto.
Politisi Gerindra itu juga mengungkapkan, bahwa saat ini Pemprov Riau tengah menyeleksi sejumlah BUMD yang dinilai mampu mengerjakan block Rokan.
"BUMD mana yang secara menejerial dan keuangan sehat. Yang kedua BUMD mana yang punya kemampuan di bidang Migas. Dan ketiga tidak boleh ada BUMD yang over lapping mengelola jenis pekerjaan yang sama ditempat lain", ungkapnya.
Kemungkinan pembentukan BUMD baru kata Hardianto, bisa saja dilakukan jika BUMD yang ada saat ini dnilai tidak layak.
Hal senada juga disampaikan Ketua FKPMR Drh Chaidir. Ia mengatakan, pihaknya menginginkan agar alih kelola block Rokan dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan ekonomi daerah.
Pasalnya kata Chaidir yang didampingi Azlaini Agus, keterlibatan daerah dalam pengelolaan block Rokan selama ini sangat minim.
Poin lain yang disampaikan sebut Chaidir yakni pengelolaan fee 10 persen, kerjasama be to be, tenaga kerja lokal, dan BUMD. (fin)
Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka HUT Polwan ke78 tahun yang jatuh pada tanggal 1 September 2026, Polwan Polres Kampar mengunjungi UPT
Pendidikan
kabarmelayu.com,TANGERANG Kunjungan ke Kawasan Industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Banten, menghasilkan sejumlah catatan penting dar
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi meningkatkan status penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) organisasi yang menaungi pemilik atau CEO Media di Indonesia, dan merupakan k
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, mem
Hukrim
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Hukrim
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Prestasi luar biasa diraih oleh tim futsal UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Kali
Pendidikan