Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
Pemerintahan
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Dua hari belakangan ini, kantor DPRD Kota Pekanbaru dipenuhi oleh puluhan pedagang Plaza The Central atau lebih dikenal dengan pasar Kodim.
Kedatangan para pedagang ini meminta agar pihak DPRD dan Pemerintah Kota Pekanbaru mau memediasi berbagai keluhan pedagang kepada pihak pengelola pasar kodim (PT Peputra Maha Jaya), pasalnya keberatan pedagang soal kenaikan sewa kios, sewa service charge hingga penyegelan kios sudah disampaikan kepada pihak pengelola namun tidak direspon.
Untuk itu para pedagang berharap agar DPRD dan Pemko bisa segera membantu para pedagang agar bisa berjualan kembali.
Baca Juga:
"Kita sangat berharap dewan bisa membantu, dan tadi kita meminta semacam surat keputusan tertulis dari DPRD yang menyatakan agar pihak pengelola diminta mencabut segel kios pedagang, tujuannya agar ada pegangan kami menyampaikan kepada pihak pengelola, namun pihak dewan tidak bisa mengeluarkan," ungkap salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya usai bertemu dengan pihak Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Jumat (31/3) kemarin.
Menurut pedagang lainnya, Jimmy mengharapkan dewan bersama Pemerintah Kota Pekanbaru bisa terus berkoordinasi dengan pihak pengelola agar menjelang Senin (3/4) kios pedagang sudah bisa dibuka kembali, namun jika tidak juga dibuka dewan berjanji akan turun langsung kelapangan.
Baca Juga:
"Yang jadi masalah sudah berapa hari ini kita ngak bisa dagang, kalau menuggu hari Senin udah berapa kita rugi, sementara hari Senin itu belum juga pasti apakah segel memang sudah bisa dibuka atau seperti apa" jelasnya.
Sementara Itu, anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Yusrizal didampingi Samsul Bahri berharap para pedagang untuk bersabar, karena DPRD Kota Pekanbaru sudah berkoordinasi dengan pihak Pemko agar segera ditindaklanjuti persoalan para pedagang pasar kodim ini.
"Untuk sementara waktu keputusan kita di dewan masih menunggu jelang Senin besok, permintaan agar segera dibuka segel sudah disampaikan kepada pimpinan dan pimpinan sudah menghubungi Pj Walikota dan Asisten II dan mereka sudah menghubungi pihak pengelola yang punya kebijakan yakni ibu maria" Ungkap Yusrizal.
Namun, Lanjut Yusrizal, Seandainya sampai hari Senin tidak juga dibuka segel tersebut, Ketua DPRD Kota Pekanbaru bersama Komisi II akan turun langsung.
"Ini sudah keputusan yang sudah disampaikan pimpinan kekita dan diharapkan para pedagang bisa bersabar dan memahami," tegasnya. (eza/rec)
Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka HUT Polwan ke78 tahun yang jatuh pada tanggal 1 September 2026, Polwan Polres Kampar mengunjungi UPT
Pendidikan
kabarmelayu.com,TANGERANG Kunjungan ke Kawasan Industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Banten, menghasilkan sejumlah catatan penting dar
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi meningkatkan status penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) organisasi yang menaungi pemilik atau CEO Media di Indonesia, dan merupakan k
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, mem
Hukrim
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Hukrim
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Prestasi luar biasa diraih oleh tim futsal UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Kali
Pendidikan