Jumat, 28 Agustus 2026 WIB

DPRD Riau Belum Agendakan Hearing dengan Ivo Mas

Harijal - Kamis, 15 Maret 2018 20:38 WIB
DPRD Riau Belum Agendakan Hearing dengan Ivo Mas
ist.
Sekretaris Komisi I DPRD Riau Taufik Abdurrahman SH MH

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Polemik lahan seluas 6.500 hektar di Kandis Kabupaten Siak antara suku adat Sakai versus PT Ivo Mas Tunggal hingga kini statusnya belum jelas. Pasca hearing Komisi I DPRD Riau dengan suku  adat Sakai bersama Chevron Pacific Indonesia, agenda hearing dengan Ivo Mas Tunggal belum dijadwalkan.

"Kita masih menyesuaikan waktu kawan kawan, kita tetap agendakan. Tetapi tanggalnya belum ketemu. Ndak mungkin nanti yang menerima saya sendiri. Kita kan rapatnya kolektif", ucap Sekretaris Komisi I DPRD Riau DR Taufik Abdurrahman SH MH saat dikonfirmasi seputar agenda hearing dengan PT Ivo Mas Tunggal, Kamis (15/03/18).

Politisi Gerindra Riau itu menjelaskan, PT Chevron sebagai perusahaan yang mengantongi izin kosensi dari pemerintah, ndak bisa menghalangi perusahaan yang memperoleh HGU, meski berada di wilayah mereka.  

Baca Juga:

"Itu informasi yang kita dapat dari Chevron, tapi nanti kita cek di Ivo Mas tentang izin HGU mereka", ujarnya.

Sementara soal luas HGU Ivo Mas sebut Taufik, sejauh ini belum jelas. 

Baca Juga:

"Untuk itulah makanya kita panggil nanti para pihak", ujarnya. 

Sebelumnya,  melalui juru bicara LBH Irwandi menjelaskan, lahan yang diklaim tersebut awalnya merupakan lahan konsesi PT Caltex Pasivic Indonesia (CPI) yang kini berubah menjadi Chevron tahun 1983. 

Akan tetapi tanpa diketahui secara jelas, lahan konsesi tersebut berubah menjadi areal kebun sawit atas nama PT Ivo Mas Tunggal pada tahun 1996 hingga sekarang. (fin)

SHARE:
beritaTerkait
Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
HUT Polwan Ke-78, Police Woman Goes To School Kunjungi UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota
Pelaku Industri Didorong Bantu UMKM dan Kembangkan Industri Halal
Pemko Pekanbaru Tingkatkan Status Siaga Karhutla Jadi Tanggap Darurat
Pokja Newsrom Jaga Desa SMSI, Manifestasi Kukuhkan NKRI
Karhutla Kerumutan Pelalawan Capai 969 Hektare, Tim Gabungan Terus Berjibaku
komentar
beritaTerbaru