Karhutla Kerumutan Pelalawan Capai 969 Hektare, Tim Gabungan Terus Berjibaku
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Ketidakjelasan regulasi hingga menyebabkan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir, Dinas Perhubungan (Dishub) Dicecar Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di ruang Komisi II DPRD Pekanbaru, Senin (02/12).
Rapat Dengar Pendapat dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, H Fatullah. Ia mempertanyakan sejumlah pertanyaan yang berhubungan dengan PAD dari sistem perparkiran.
Salah satu yang menjadi pertanyaan penting yakni, pemberian karcis parkir konvensional dari sisa potongan yang sudah diberikan kepada pengendara sebelumnya.
Baca Juga:
"Saya pernah mendapatkan potongan karcis parkir yang tidak sesuai dengan peraturan dan regulasi perparkiran. Biasanya karcis parkir itukan jelas tanggal dan biayanya. Tetapi ketika itu, saya hanya mendapatkan potongan sisa dari karcis parkir saja," kata Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, H Fatullah.
Fathullah juga mempertanyakan keseriusan dari Dishub Pekanbaru tentang regulasi dan sistem transparansi perparkiran yang ada di Kota Pekanbaru. Menurutnya, ada keganjalan dari perparkiran tersebut.
Baca Juga:
"Apa tak ada pengawasan atau memang sengaja dibiarkan. Kedepan kita minta sistem parkir ini jelas. Sehingga PAD dari sektor parkir jadi jelas," jelas Fatullah.
Senada juga diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi. Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini meminta Dishub Kota Pekanbaru, membuat langkah dan inovasi yang baru dalam pencapaiam sebuah target di sektor perparkiran.
"Kedepan kita minta tak ada lagi namanya target tidak percapai atau terjadi kebocoran," cetus Sabaruddi.
Menjawab hal itu, Kepala Dishub Kota Pekanbaru, Yuliarso, berjanji akan melakukan perubahan yang lebih baik tentang sistem pengelolaan parkir.
"Secepatnya kita lakukan perubahan. Kita juga sudah punya wacana melakukan lelang parkir secara profesional dan akan menyeleksi pihak ketiga yang profesional pula," ungkap Yuliarso di depan Komisi II DPRD Kota Pekanbaru.
Yuliarso juga menanggapi adanya kelemahan dari sistem perparkiran sehingga target yang dilalui tidak mencapai hasil yang diinginkan.
"Mengenai adanya informasi kebocoran dan kelemahan PAD Parkir, tentunya hal ini menjadi perhatian kita untuk memperbaikinya lebih baik dan profesional," tutupnya. (Eza)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, mem
Hukrim
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Hukrim
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Prestasi luar biasa diraih oleh tim futsal UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Kali
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk program beasiswa m
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sejumlah kios di Pasar Higienis, Jalan Teratai, Kota Pekanbaru, yang selama ini terbengkalai, dimanfaatkan oknum
Pemerintahan
ISPU Memburuk, Sekolah di Sejumlah Wilayah Siak Terapkan PJJ, ASN Hamil Boleh WFH
Pemerintahan
kabarmelayu.com,ROHUL Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ke27, Persatuan Wartawan Indonesia (P
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Program Pemantapan Nilainilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan 73 Lemhannas RI diikuti oleh Kalangan Birokrat, Akademis
Pemerintahan