Minggu, 23 Agustus 2026 WIB

Gerakan Kampanye Diversifikasi Pangan, Gubri Tinjau UMKM Lokal

Harijal - Rabu, 19 Agustus 2020 11:41 WIB
Gerakan Kampanye Diversifikasi Pangan, Gubri Tinjau UMKM Lokal
istimewa

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar bersama Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution meninjau stand Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pangan lokal yang digelar di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Rabu (19/8/2020).

Ada bermacam olahan lokal khas melayu yang disediakan diantaranya bermacam olahan keripik, sagu, ketan dan bermacam olahan khas melayu lainnya. Menurut Gubri, Provinsi Riau memiliki banyak komoditi pangan penghasil karbohidrat selain beras, diantaranya singkong, jangung, sagu, sukun dan umbi-umbian.

"Ini semua produk bisa kita kembangkan dan diolah menjadi bermacam olahan sehingga menjadi produk lokal khas Riau," ujarnya.

Baca Juga:

Sementara untuk penamaan produk, Ia melihat masih banyak pelaku usaha yang memilih nama luar daerah (bukan melayu Riau) untuk produknya.

"Kita harus membuat nama produk sesuai daerah Riau yang khas dengan melayu, contohnya 'Keripik Bedeghup' yang artinya Keripik Krispi," tuturnya.

Baca Juga:

Dengan memilih nama khas melayu, sebut Gubri itu akan mengundang rasa penasaran dan membuat orang akan berniat membeli. Kampanye Diversifikasi Pangan Lokal juga menghadirkan seminar bersama Pakar Ahli Gizi. 

Dalam kegiatan itu, turut dihadiri Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Provinsi Riau Asrizal, Kepala Dinas Peternakan Provinsi Riau, Rahmat Setyawan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau Herman. (MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat
Sumatera Dikepung Hotspot! Terpantau 1589 Titik Panas
LT II Kwarran Binawidya 2026 Resmi Dibuka, Siapkan Regu Berprestasi Menuju Tingkat Cabang Kota Pekanbaru
Bahayakan Heli Waterbombing. BPBD Riau Larang Drone di Area Karhutla
Peringati Hari Pramuka ke-65, Bupati Siak Ajak Generasi Muda Sukseskan Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
Buah Melimpah, Harga Turun, Nilai Ekonomi Kelapa Inhil Hilang
komentar
beritaTerbaru