Jumat, 28 Agustus 2026 WIB

Pusat Perhitungkan Resiko Fluktuasi Harga CPO Jika DBH Dibagikan

Harijal - Selasa, 02 November 2021 13:32 WIB
Pusat Perhitungkan Resiko Fluktuasi Harga CPO Jika DBH Dibagikan
Gubernur Riau Drs H Syamsuar (kiri) melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, di Pekanbaru, Senin (1/11)

PEKANBARU - Pemerintah Pusat masih melakukan berbagai pembahasan terkait tuntutan daerah yang menuntut dana bagi hasil (DBH) crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara mengatakan bahwa pemerintah pusat juga masih melakukan perhitungan terhadap resiko fluktuasi harga CPO terhadap keuangan negara, jika sewaktu-waktu tren harga CPO melemah ketika pembagian DBH CPO disepakati.

"Pada saat ini (DBH CPO, red) masih di dalam pembicaraan DPR, mudah-mudahan segera ditetapkan. Kita juga masih melakukan berbagai macam literasi dan perhitungan. Tentunya apa yang menjadi aspirasi daerah ini kita dengarkan juga," kata Wamenkeu, Suahasil Nazara, di Rumah Dinas Gubernur Riau, di Pekanbaru, Senin (1/11/2021) malam.

Baca Juga:

Ia menyadari, bahwa harga CPO saat ini sedang tinggi-tingginya, namun hal itu juga tidak menutup kemungkinan tren tersebut bisa sewaktu-waktu melemah.

"Saat ini harganya (CPO, red) tinggi, kita juga pernah lihat harga CPO pernah tinggi pernah rendah, sehingga ada fluktuasi. Fluktuasi-fluktuasi yang seperti ini yang perlu betul-betul kita lihat. Seakan-akan saat fluktuasi tinggi, ini menarik buat semua orang. Tapi ketika sedang rendah bagaimana situasinya, jangan sampai memberikan resiko kepada keuangan, baik keuangan pemerintah pusat maupun daerah," jelasnya.

Baca Juga:

Sehingga, kata Wamenkeu perlu diskusi antara pemerintah dan DPR untuk mendudukan data-data historisnya.

"Kita diskusi terus, kita selalu mendudukan, datanya dibuka, historisnya bagaimana dalam beberapa tahun terakhir sejak kita memiliki pungutan tersebut. Dan kita lihat fluktuasi harga. Kemudian, kalau fluktuasi harga seperti ini, desain seperti apa yang paling pas agar tidak menimbulkan resiko keuangan pusat maupun daerah," tukasnya. (MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Mulai Hari Ini Akses Masuk Tol Pekanbaru Dialihkan ke Pintu Bypass
Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
HUT Polwan Ke-78, Police Woman Goes To School Kunjungi UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota
Pelaku Industri Didorong Bantu UMKM dan Kembangkan Industri Halal
Pemko Pekanbaru Tingkatkan Status Siaga Karhutla Jadi Tanggap Darurat
Pokja Newsrom Jaga Desa SMSI, Manifestasi Kukuhkan NKRI
komentar
beritaTerbaru