Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
Pemerintahan
PEKABARU - Keterlambatan proyek pemerintah provinsi Riau bukan karena kelalaian, tapi disebabkan beberapa kendala yang tidak bisa dihindari dari awal sebelumnya.
Informasi tersebut diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya di Dinas PUPR, Syafei Hafis, Selasa (30/11). Dikatakannya, jika di antara kendala tersebut adalah lantaran lambatnya proses lelang dan juga adanya kendala anggaran akibat terdampak COVID-19 dan beberapa hal lainya. Sehingga saat pelaksanaan jadi sedikit terlambat.
"Kendati demikian kita tetap yakin proyek ini tuntas sampai akhir," katanya.
Baca Juga:
Ia mengakui, ada beberapa proyek yang mungkin tidak siap tepat waktu, tapi hanya beberapa, karena sebagian besar lainnya juga terus berjalan dan juga diyakini tepat waktu.
Seperti pembangunan Quran Center Riau yang sebelumnya juga sempat terlambat tapi saat ini sudah banyak perkembangan yang diyakini siap tepat waktu sesuai kontrak.
Baca Juga:
"Untuk Quran Center Riau ini kita juga sudah mulai masuk tahap akhir, dan beberapa hari kedepan juga segera tuntas. Tambah lagi untuk material kita juga sudah lengkap dan tidak ada kendala," jelasnya.
Selain itu, terkait proyek yang diperkirakan tidak tuntas sesuai waktu kontrak, tetap akan diberikan sanksi dan tindakan sesuai aturan. Diantaranya pemberlakukan denda.
Namun, untuk proyek yang tidak tuntas ini juga ada pertimbangan, salah satunya melalui penilaian dari keyakinan bisa dituntaskan saat diberlakukan penambahan waktu.
"Sesuai aturan perpres itu, PPK juga ada kebijakan, yaitu terhadap penilaian pada kontraktor, jika meyakini proyek yang dikerjakan tuntas maka PPK boleh meberikan tambahan waktu pada kontraktor. Dengan catatan sanksi denda tetap jalan," jelasnya.
Lebih jauh ia menyampaikan, jika proyek-proyek Pemprov Riau tahun anggaran 2021, khususnya yang ada di PUPR Riau, tuntas dan bisa disiapkan. Meski ada penambahan waktu yang mau tidak mau harus ditempuh karena beberapa kendala yang dihadapi sebelumnya.
"Kita juga punya penilaian pada kontraktor dan juga sesuai pertimbangan kendala kita sebelumnya. Dan ini terus kita gesa juga menimbang perekonomian kita yang harus terus jalan. Yang pasti kita selalu komitmen pembangunan - pembangunan kita jalan dan tuntas sesuai harapan," tandasnya. (MCR)
Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka HUT Polwan ke78 tahun yang jatuh pada tanggal 1 September 2026, Polwan Polres Kampar mengunjungi UPT
Pendidikan
kabarmelayu.com,TANGERANG Kunjungan ke Kawasan Industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Banten, menghasilkan sejumlah catatan penting dar
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi meningkatkan status penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) organisasi yang menaungi pemilik atau CEO Media di Indonesia, dan merupakan k
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, mem
Hukrim
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Hukrim
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Prestasi luar biasa diraih oleh tim futsal UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Kali
Pendidikan