Penertiban Kabel Semrawut di Inhil Belum Tuntas, Icon Plus Mulai Siapkan Surat Peringatan
kabarmelayu.com,INHIL Penertiban kabel jaringan internet yang semrawut di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) belum s
Sosial
Kegiatan yang bertujuan meringankan beban pengeluaran masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok ini disambut antusias warga sejak siang hari.
Beragam bahan pangan dijual dengan harga terjangkau. Mulai dari beras, minyak goreng, gula, tepung terigu, telur, bawang putih, hingga cabai. Warga yang hadir tampak memadati lokasi dengan membawa kupon yang telah dibagikan oleh panitia, dengan harapan bisa mendapatkan kebutuhan dapur dengan harga yang lebih bersahabat dibanding di pasar tradisional.
Baca Juga:
Siti Zoleha (26), warga Kelurahan Sungai Beringin, mengetahui informasi kegiatan ini dari RT tempat tinggalnya. Siti datang lebih awal agar tidak kehabisan. Siti berencana membeli beras, minyak goreng, dan gula untuk kebutuhan hariannya.
"Saya tahu infonya dari pak RT dan beberapa tetangga di dekat rumah juga tahu, jadi kami bersama-sama hadir membeli kebutuhan harian yang ada di pangan murah ini. Hari ini rencananya beli beras, minyak dan gula," katanya.
Baca Juga:
Menurutnya, selisih harga yang cukup signifikan antara pasar murah dan harga pasar biasa sangat membantu kondisi ekonominya. Ia juga menilai sistem nomor antrean yang diterapkan panitia membuat proses pembelian menjadi lebih tertib, tanpa perlu berebut atau khawatir kehabisan barang.
"Pasar murah ini tentu sangat membantu perekonomian masyarakat kelas bawah," terang Siti.
Antusiasme masyarakat dalam menyambut pasar murah ini pun menjadi catatan positif bagi Pemerintah Kabupaten. Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, Herman, menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang, mengingat tingginya partisipasi dan manfaat langsung yang dirasakan warga.
"Hari ini kita mengikuti kegiatan GPM yang diinisiasi oleh Pemprov Riau sudah 146 titik, Inhil baru sekali dan insyaa Allah ke depannya akan lebih sering digelar agar dapat membantu masyarakat kita," kata Herman.
Panitia dalam GPM ini menghadirkan beras SPHP yang merupakan beras lokal yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Herman berharap GPM ini dapat diserap dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, Pemprov Riau menunjukkan komitmen dalam menjaga stabilitas harga pangan serta memastikan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok tetap terjaga.
Bupati berharap dengan adanya program GPM, kebutuhan masyarakat dapat terfasilitasi dan terakomodasi. Apalagi beberapa bahan pangan ada yang sudah naik.
"Tapi di sini warga kita bisa membelinya dengan harga yang lebih terjangkau. Tidak hanya beras saja, tapi seperti ayam pedaging, ayam pertelur dan sebagainya dapat terealisasi dengan baik di Inhil ini," ungkapnya.
kabarmelayu.com,INHIL Penertiban kabel jaringan internet yang semrawut di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) belum s
Sosial
kabarmelayu.com,ROHUL Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu (R
Kesehatan
kabarmelayu.com,JAKARTA Gelombang ketidakpuasan publik terhadap bobroknya transparansi internal Kepolisian Negara Republik Indonesia ter
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Provinsi Riau saat ini sudah mulai memasuki fase peralihan dari musim kemarau menuju musim penghujan. Beberapa w
Lingkungan
Pemerintah Butuh 464.000 Guru, Pastikan Rekrutmen CPNS Digelar 2027
TNI/Polri
Gerak Cepat TNI Bantu Tangani Dampak Banjir Bandang di Kabupaten Solok Sumbar
TNI/Polri
Antisipasi Karhutla, Babinsa Koramil 032105/RM Bersama Warga Patroli Karhutla di Bangko Sempurna
TNI/Polri
Dari Pohon Mangrove Jadi Arang, Polda Riau Usut Pidana Perusakan Hutan di Rupat Utara
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin (RSN) kembali melakukan water bombing pemadaman karhutla di dua desa di
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Setelah hampir dua bulan udara Riau diselimuti jerebu kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Le
Muslim