Jumat, 21 Agustus 2026 WIB

Merokok di Sembarang Tempat di Kota Siak Bisa Kena Denda dan Sanksi Pidana

Harijal - Rabu, 18 Desember 2019 21:15 WIB
Merokok di Sembarang Tempat di Kota Siak Bisa Kena Denda dan Sanksi Pidana
Sosialisasi Perda tentang Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Siak.

SIAK SRI INDRAPURA - Sejak tujuh tahun lalu, Pemkab Siak telah mengeluarkan Peraturan Bupati Nomor 31 Tahun 2012 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Aturan ini dibuat sendiri, mengingat jumlah perokok yang tidak bijak. Yaitu merokok dan membuang puntung di sembarang tempat.

Ini tentu saja akan menimbulkan gejala penyakit bagi yang menghirup asap rokok tersebut. Tidak terkecuali untuk perokok pasif, seperti ibu hamil yang bisa berdampak pada anak dalam kandungannya.

Atas dasar inilah, Pemkab Siak membuat aturan baru menjadi Peraturan Daerah (Perda) untuk mengatur ruang rokok di tempat umum.

Baca Juga:

"Iya, nanti di kantor-kantor akan dibuatkan ruang khusus bagi yang merokok," kata Kabag Hukum Jon Effendi,  seperti dilansir goriau.com Rabu (18/12/2019).

Sambungnya, dalam perda tersebut ada 8 kawasan tanpa rokok adalah pertama Fasilitas pelayanan kesehatan, seperti RS atau Klinik Pemerintah dan Swasta, Puskesmas, Pustu.
Kedua, tempat proses belajar mengajar, seperti Sekolah, Ponpes, PAUD, TK, dan perguruaan tinggi.

Baca Juga:

Ketiga, tempat anak bermain, seperti Penitipan anak dan lain-lain. Keempat, tempat ibadah, Masjid, Surau, Gereja, Kelenteng, Kuil, Pure dan lainnya.

Kelima, tempat-tempat Umum seperti Pasar, Mall, Bioskop. Keenam, di Angkutan umum, Kenderaan dua, dan roda empat dan lainnya.

Ketujuh, tempat kerja, seperti Perkantoran pemerintah/Swasta baik terbuka maupun tertutup dan kedelapan tempat lainnya yang ditetapkan.

Kawasan pertama sampai keempat tidak boleh merokok batas terluar pagar tidak disediakan ruang khusus merokok. Untuk nomor 5 sampai 7 tidak merokok di dalam tempat kerja disediakan ruangan/tempat khusus merokok.

Ia sampaikan sanksinya juga tak main-main. Bagi orang, lembaga atau badan yang melanggar aturan dalam perda tersebut, dapat dikenakan sanksi pidana dan denda.
Pihaknya telah menetapkan sanksi atau ketentuan pidana bagi siapa saja yang melanggar aturan tersebut. Setiap orang yang merokok di KTR tersebut akan beri sanksi pidana kurungan selama 3 hari atau denda sebesar 200 ribu rupiah.

 Kemudian setiap orang yang mempromosikan, mengiklankan atau menjual dan membeli rokok di KTR maka dikenakan pidana kurungan selama 7 hari atau denda sebanyak tiga juta rupiah.

Dan setiap badan yang mempromosikan, mengiklankan atau menjual dan membeli rokok di KTR didenda paling banyak lima puluh juta rupiah.

"Dengan peraturan ini, diharapkan perokok bisa lebih bijak dalam kebiasaannya, dan semoga bisa mengurangi persentase perokok di Kabupaten Siaki ini,” kata dia.

Selanjutnya, pihak Pemkab akan membentuk tim/Satgas dalam penindakan itu. Masyarakat pun dihimbau untuk bisa menindak lanjuti dari Peraturan Daerah ini.

Masyarakat dapat berperan, dan ikut memiliki rasa bertanggung jawab serta berperan aktif dalam rangka terwujudnya kawasan tanpa rokok.

Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2018 tentang Kawasan Tanpa Rokok ini sudah dilakukan sosialisasi di awal tahun 2019. Seperti di sekolah-sekolah dan di setiap kecamatan.

Ketua Forum Anak Kabupaten Siak Asnawati, mengaku senang dengan adanya Perda KTR tersebut. Karena kata dia, Forum Anak sebagai pelopor kaum millenial sangat mengharapkan rekan-rekan sejawatnya untuk tidak merokok.

"Alhamdulillah, kami sangat senang ada Perda KTR ini, semoga para perokok segera sadar dan berhenti merokok" kata dia dan berencana membagikan informasi yang telah didapat dari acara sosialisasi tersebut kepada rekan-rekan sejawatnya. *** 

SHARE:
beritaTerkait
Kelurahan Kampung Bandar Juara III Lomba Kebersihan se-Kota Pekanbaru
Waka I DPRD Inhil Hadiri Sarasehan Kebangsaan MPR RI di Pekanbaru
Pemko Pekanbaru dan IMI Gelar Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota
Sempat Padam, Karhutla di Kerumutan Pelalawan Kembali Menyala
Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Bergabung dengan Personel Padamkan Api Karhutla di Pelalawan
Perdana Digelar, Rakor Damkar Kabupaten Kota se-Riau Satukan Langkah Perkuat Penanganan Kebakaran
komentar
beritaTerbaru