Rabu, 28 Oktober 2026 WIB

Puluhan Guru Sekolah Alam Mengikuti Outbound di Duri

Harijal - Minggu, 30 Oktober 2016 14:12 WIB
Puluhan Guru Sekolah Alam Mengikuti Outbound di Duri
Ilustrasi - foto internet
Puluhan Guru Sekolah Alam Mengikuti Outbound di Duri

DURI, kabarmelayu.com - Puluhan  pendidik (guru) dari 5 sekolah alam (SA) Regional Sumatra bagian Utara (Sumbagut) selama tiga hari melakukan outbound di Sekolah Alam Duri ( Sari), Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Minggu (30/10/2016).

Mereka menghadiri pelatihan (Outbound) Sekolah Alam Students Scout ( SASS) Regional Sumbagut dari tanggal 28-30 Oktober.

Outbound di dunia sekolah alam bukanlah sekedar permainan semata. Melainkan metode untuk melatih nilai-nilai kepemimpinan.

Baca Juga:

Metode ini pertama kali diterapkan di Sekolah Alam Ciganjur. Sekolah Alam Ciganjur didirikan 1998, merupakan sekolah alam pertama di Indonesia.

Sekolah alam sendiri merupakan sebuah gerakan menyelamatkan generasi muda melalui pendidikan yang memerdekakan anak, mendorong anak berkembang sesuai bakat dan minatnya serta membekali kecakapan hidup yang dibutuhkan di abad ke-21 ini.

Baca Juga:

Salah satunya adalah dengan menerapkan metode outward bound yang lebih dikenal dengan sebutan outbound (suatu kegiatan yang dilakukan di alam terbuka 'outdoor') di dunia pendidikan. Sebelumnya, metode outbound hanya dipakai dikalangan militer.

Cahya Zaelani salah seorang maestro untuk implementasi metode outbound dalam pendidikan sekolah alam menjadi mentor dalam outbound SASS Regional Sumbagut di Sekolah Alam Duri.

Upacara pembukaan digelar di lapangan terbuka. Pembukaan ditandai kata sambutan Ketua Jaringan sekolah Alam Nusantara(JSAN) Regional 1, Husni Muslim.

"Kehadiran sekolah alam diharapkan bisa menjadi inspirasi untuk pendidikan yang membangun akhlak/karakter untuk Indonesia yang lebih baik. Semangatnya agar kita bisa menjadikan generasi penerus yang berguna, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Kemudian harapan kedepan kita yang berada di regional satu ini bisa mengadakan jambore anak tingkat regional sebagai wujud karya kita di sekolah alam ini " kata Muslim dalam sambutannya.

Bila kita amati secara seksama ungkap Muslim, sebelum Pemerintah mencanangkan perubahan Kurikulum 2013, sekolah alam sudah mulai mengimplementasikan pembelajaran yang menyenangkan, terintegrasi, dengan menyeimbangkan pembentukan karakter dan akademik.

Dalam pelatihan sekolah alam student scout (SASS) Regional Sumbagut peserta mendapatkan materi pendidikan dan pelatihan SA Student Scout. Yakni mengimplementasikan pendidikan karakter dengan menggabungkan kegiatan Pramuka, outbound, dan nilai-nilai religius untuk menyiapkan generasi pemimpin masa depan.


(riaubook.com)

 

SHARE:
beritaTerkait
Putri Kuansing Persembahkan Emas Tenis Meja Asian Para Games 2026 untuk Indonesia
Dua Babinsa Koramil 0321-05/RM Lakukan Monitoring Pengamanan Pilkades Desa Lenggadai Hulu Rimba Melintang
Perenang Asal Kampar Sabet Emas di Asian Para Games 2026
CKG Riau 37,60 Persen, Kampar Tertinggi
OJK Dorong Kemudahan Pembiayaan UMKM
UPT SMP Negeri 3 Tapung Lakukan Kunjungan Studi Tiru ke UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu
komentar
beritaTerbaru