Karhutla Kerumutan Pelalawan Capai 969 Hektare, Tim Gabungan Terus Berjibaku
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
Pekanbaru -- Gubernur Riau Syamsuar secara resmi melepas mahasiswa penerima beasiswa pada Institut Tazkia Bogor tahun 2021 di Hotel Angkasa Garden Pekanbaru, Kamis (9/9/2021).
Gubernur Riau berpesan, agar calon mahasiswa dan mahasiswi Riau untuk menjaga nama baik daerah , keluarga , diri dan berprestasi.
Kemudian, Gubernur Riau Syamsuar mengatakan bahwa sangat menaruh harapan besar kepada calon mahasiswa dan mahasiswi peraih beasiswa ini untuk belajar dengan baik , berprestasi , dan mengharumkan nama Provinsi Riau.
Baca Juga:
"Kita kirimkan anak-anak Riau melalui seleksi yang terbaik , supaya anak-anak Riau ini siap belajar di Tazkia. Disana bisa dibina untuk menjadi hafizpreneur. Tidak hanya penghapal al quran dan calon ulama masa depan dan juga calon -calon wirausaha,"ujar Gubernur Riau.
Lebih lanjut Gubernur Riau menjelaskan terkait pemberangkatan ini yang kedua dari Provinsi Riau. Dimana tahap pertama itu sebanyak 114 mahasiswa asal provinsi Riau dan di tahun 2021 ini sebanyak 75 mahasiswa Riau dari berbagai kabupaten dan kota.
Baca Juga:
Untuk Seleksi sendiri dilakukan oleh pihak kampus Tazkia Bogor, dan tidak ada titipan, semua murni kemampuan mereka untuk bisa menuntut ilmu di sana dengan berasal dari berbagai sekolah ada yang dari Pondok Pesantren, SMK , SMA , Madrasah Aliyah yang semuanya di uji tingkat hapalan Al quran nya oleh pihak kampus dan tidak ada intervensi oleh Pemprov Riau.
Kemudian Kepala Biro Kesra Provinsi Riau Zulkifli Syukur mengatakan, peserta tahun ini sebanyak 75 orang terdiri perwakilan 12 kab kota yakni, Pekanbaru 5 orang, Kampar 3, Kuansing 11, Dumai 3, Rohil 2, Rohul 13, inhil 3, Inhu 2 , Bengkalis 3, Meranti 3, Siak 23 orang, Pelalawan 4 orang, yang di seleksi langsung oleh tim perguruan tinggi Tazkia Bogor.
Sementara itu Rektor Tazkia Bogor Muniarti Mukhlisin, menjelaskan apa yang menjadi harapan dari Pemprov Riau merupakan amanah yang siap dijalankan dengan baik untuk membina generasi-generasi pemimpin dan usahawan masa depan Provinsi Riau
"Kami mengucapkan terima kasih atas kerjasama dengan provinsi Riau dan ini kerjasama yang ke dua kali. Pembinaan yang dilakukan Institute Agama Islam Tazkia Bogor mengharapkan akan lahirnya penerus pimpinan di Riau hapal 30 juz Alquran dan siap jadi pengusaha pengelola UMKM. Belajar soal ekonomi, tidak sekedar ekonomi juga tentang syariahnya, juga ilmu statistik , bahasa Arab, hapal Alquran dan tahu maknanya. Di targetkan pada Tahun 2023 angkatan pertama dari Provinsi Riau akan lulus, dan Tazkia akan terus memperhatikan mengasah bukan hanya tahu teorinya tapi juga prakteknya,"tutupnya. (MC)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, mem
Hukrim
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Hukrim
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Prestasi luar biasa diraih oleh tim futsal UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Kali
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk program beasiswa m
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sejumlah kios di Pasar Higienis, Jalan Teratai, Kota Pekanbaru, yang selama ini terbengkalai, dimanfaatkan oknum
Pemerintahan
ISPU Memburuk, Sekolah di Sejumlah Wilayah Siak Terapkan PJJ, ASN Hamil Boleh WFH
Pemerintahan
kabarmelayu.com,ROHUL Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ke27, Persatuan Wartawan Indonesia (P
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Program Pemantapan Nilainilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan 73 Lemhannas RI diikuti oleh Kalangan Birokrat, Akademis
Pemerintahan