Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Keluhkan Jalan Poros Dusun 4 Portal Kecamatan XIII Koto Kampar yang Rusak Parah
Tak Kunjung Diperbaiki, Warga KeluhkanbJalan Poros Dusun 4 Portal Kecamatan XIII Koto Kampar yang Rusak Parah
Peristiwa
PEKANBARU - Ketua Umum DPP APKASINDO , Gulat Medali Emas Manurung, mengatakan Mahasiswa Perkebunan Riau paling banyak mendapat kuota beasiswa dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS).
"Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat bersejarah. Karena sejak program ini dilaksanakan, pada tahun 2021 ini Riau mencapai pelepasan mahasiswa perkebunan kelapa sawit yang paling besar," kata Gulat, di Balai Serindit Gedung Daerah, Pekanbaru, Senin (01/11/2021).
Ia menjelaskan, bahwa program ini dilaksanakan di seluruh indonesia dari Sabang sampai Merauke. Sedikitnya ada 22 Provinsi perwakilan APKASINDO melakukan kegiatan yang sama.
Baca Juga:
"Riau pula mendapatkan yang terbanyak, yaitu 192 orang atau 29 persen dari 660 orang secara nasional dan ini merupakan suatu kebanggan bagi kita semua," jelasnya.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bekal untuk perbaikan tata kelola perkebunan sawit di Provinsi Riau dan juga di provinsi lainnya.
Baca Juga:
Ia menuturkan alasan kenapa Provinsi Riau mendapatkan kuota paling banyak dikarenakan gigih untuk mesosialisasikan program - program ini.
"Selain itu, koordinasi dilakukan dengan Dinas Perkebunan Kabupaten/Kota maupun Dinas Perkebunan Provinsi Riau, dan tentunya koordinasi dengan Direktur Jendral Perkebunan," tuturnya
Ia menambahkan bahwasanya sawit itu ada 25 persen di Provinsi Riau dari total 16,3 juta hektar sawit yang ada di Indonesia.
"Jadi wajar saja kenapa Riau mendapatkan yang paling banyak, karena sawit di Provinsi Riau ada 25 persen dari total 16,3 juta hektar sawit yang ada di Indonesia," tambahnya.
Pihaknya juga berharap untuk ke depannya kuota yang diterima akan lebih banyak. Selain itu, ia juga berharap kepada para mahasiswa yang akan menimba ilmu di 6 kampus terbaik vokasi sawit di Indonesia ini kembali balik dengan cepat ke Riau. Untuk memperkuat lini petani sawit Provinsi Riau.
"Kami berharap kouta yang diterima ke depannya akan bertambah dan juga para mahasiswa ini kembali dengan cepat agar dapat membantu dalam memperkuat hubungan petani sawit di Provinsi Riau ini," tutupnya. (MCR)
Tak Kunjung Diperbaiki, Warga KeluhkanbJalan Poros Dusun 4 Portal Kecamatan XIII Koto Kampar yang Rusak Parah
Peristiwa
Berjibaku Melawan Karhutla di Kerumutan, Tim Gabungan Bangun Embung, Penyekatan dan Water Bombing
Lingkungan
kabarmelayu.com,ROHIL Jajaran Pendiri, Pengurus, dan Pengawas Sah Koperasi Produsen Juang Makmur Bersama (JMB) melakukan klarifikasi dan
Peristiwa
Siak Zero Firespot, Bupati Afni Kerahkan Forkopimda hingga PKK Cegah Karhutla
Pemerintahan
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab Serahkan Reflector Jalan untuk Tingkatkan Keselamatan di Desa Senama Nenek
Article
kabarmelayu.com,INHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, S. Sos, M.Si menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepala BPBD Riau M Edy Afrizal melaporkan langsung kondisi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provi
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persoalan sosial dan tantangan keluarga menjadi perhatian dalam silaturahmi Ketua Presidium Badan Musyawarah Isl
Sosial
kabarmelayu.com,KAMPAR Kabut asap yang menyelimuti beberapa bagian wilayah Provinsi Riau, termasuk Pekanbaru dan kecamatan Siak Hulu, Kabu
Pendidikan
kabarmelayu.com,KAMPAR Siswasiswi UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar tak putusputusnya mencetak pres
Pendidikan