Riau Waspadai Asap Kiriman dari Jambi, Lampung dan Sumsel
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau mewaspadai sebaran asap yang bergerak dari wilayah sela
Lingkungan
KAMPAR - UPT Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Bangkinang Kota menerima kedatangan tamu tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Kedatangan lima orang jaksa ini dalam rangka kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (26/1/2023).
Tim yang dipimpin oleh Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Riau, Bambang Heripurwanto, SH, MH ini memberikan penyuluhan dan penerangan hukum kepada pihak sekolah, guru dan siswa.
"Tujuan kedatangan kami dalam rangka JMS ini adalah untuk memberikan penerangan dan penyuluhan hukum. Kegiatan ini sebagai program pembinaan masyarakat taat hukum di SMPN 1 Bangkinang Kota," jelas Bambang Heripurwanto.
Baca Juga:

Pembinaan hukum, sebut Kasi Penkum Kejati RIau ini penting dilakukan sejak dini. Tujuannya agar para siswa tidak tersangkut permasalahan yang berkaitan dengan hukum.
Baca Juga:
Selain Kasi Penkum, turut hadir Jaksa Fungsional, Sukatmini, SH dan Zainal, SH, MH. Hadir pula Fungsional Analis Hukum Desmirza Hanum, SH dan staf Kejati Riau, Syukri Fatmi.
Jaksa Sukatmini, SH sebagai pemateri saat memberikan penyuluhan mengimbau kepada para siswa untuk mengenali hukum. Dengan begitu, para siswa menaati hukum dan peraturan yang berlaku dengan baik dalam kehidupan sehari-hari.

Ada beberapa materi yang disampaikan Jaksa Sukatmini dalam kesempatan tersebut yang pada intinya disampaikan agar para siswa memahami dan menaati hukum yang berlaku sehingga terhindar dari tindak pidana serta perbuatan yang melanggar hukum.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabuupaten Kampar, H. Adil, SH, M.Si yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan sangat mengapresiasi kegiatan JMS dari Kejari Riau yang dilaksanakan di SMPN 1 Bangkinang Kota ini.
"Sehingga siswa dapat memahami akan pentingnya kesadaran tentang hukum," kata Plt Kadisdik Kampar.

Senada, Kepala UPT SMPN 1 Bangkinang Kota, Hj. Masniar, S.Pd, MM dalam kegiatan tersebut menyampaikan, pihaknya juga sangat menyambut baik penerangan dan penyuluhan hukum dari Kajati Riau.
"Apa yang diberikan ini dapat memberikan pelajaran dan pengetahuan kepada siswa kami agar mereka taat hukum," ujar Hj. Masniar.
Hj. Masniar berharap, setelah mendapatkan penyuluhan ini, para siswa dapat mehamami dan mengikuti setiap peraturan dan hukum yang berlaku dan juga menyadari pentingnya taat hukum.
Kegiatan JMS ini diikuti oleh sekitar 50 siswa SMPN 1 Bangkinang Kota. Hadir juga 5 guru sebagai perwakilan. Pada sesi tanya jawab, para peserta siswa SMPN 1 Bangkinang Kota juga tampak antusias mengajukan pertanyaan. Pihak Kejati Riau juga memberikan bingkisan untuk siswa yang bisa menjawab pertanyaan dari jaksa dengan benar.(Andi)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau mewaspadai sebaran asap yang bergerak dari wilayah sela
Lingkungan
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab Gelar Penyuluhan TOGA, PHBS dan Gizi Bersama PKK Desa Senama Nenek
Article
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hingga malam tadi, Sabtu (22/8/2026), pulau Sumatera terpantau terdapat 1589 titik panas (hotspot). Angka ini ja
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kegiatan LTII Kwartir Ranting Binawidya resmi dibuka oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru y
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau melarang penerbangan drone di sekitar area pemadaman ke
Lingkungan
Peringati Hari Pramuka ke65, Bupati Siak Ajak Generasi Muda Sukseskan Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
Pemerintahan
Oleh Rosmely, SHSETIAP kali panen kelapa melimpah, petani Indragiri Hilir kembali dihadapkan pada persoalan klasik, harga turun. Alasannya
Opini
kabarmelayu.com,JAKARTA Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar bertemu dengan Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief MBA di Gedung DPR
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKARTA Perkembangan teknologi digital menuntut dunia jurnalistik beradaptasi lebih cepat. Jurnalis tidak lagi cukup hanya
TNI/Polri