Minggu, 23 Agustus 2026 WIB

UPT SMPN 3 Bangkinang Gelar Pameran P5 Kearifan Lokal Makanan Tradisional Kampar

Harijal - Jumat, 03 Februari 2023 21:45 WIB
UPT SMPN 3 Bangkinang Gelar Pameran P5 Kearifan Lokal Makanan Tradisional Kampar
Camat Bangkinang dan undangan lainnya mencicipi makanan khas Kampar yang dibuat oleh-siswa SMPN 3 Bangkinang.(Foto: Ist)

KAMPAR - UPT Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Bangkinang menggelar pameran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kearifan Lokal dengan tema Makanan Khas Kabupaten Kampar yang dibuat langsung oleh siswa.

Pameran yang dibuka langsung oleh Camat Bangkinang ini dilakukan dalam upaya mendukung Kurikulum Merdeka Belajar yang telah diterapkan pemerintah sejak tahun lalu.

Kepala UPT SMPN 3 Bangkinang, Hj. Rita Suharti, S.Pd menyampaikan, ada lima pilihan jenis masakan khas Kampar ini. Yaitu  srikayo, goreng pisang, pelito daun, lopek bugis dan galopoung.

Baca Juga:

"Dalam proses pembuatan makanan khas Kampar ini, nilai-nilai yang di  tanamkan kepada siswa adalah kerjasama, kekompakan dan disiplin," tutur Hj. Rita Suharti.

Baca Juga:

Kepsek SMPN 3 Bangkinang ini berjanji ke depannya berupaya menampilkan hasil yang lebih lengkap dan sempurna.

"Terima kasih kepada bapak dan ibu guru yang terlibat dalam kegiatan P5 yang telah sukses menampilkan hasil nyata para siswa," papar Hj. Rita lagi.

Sementara, Camat Bangkinang Drs. Darusmar, M.Si usai membuka pameran ini menyampaikan apresiasinya. Dengan ilmu yang didapat para siswa dan mempraktekkannya, tentunya akan sangat bermanfaat. 

"Apalagi kita akan menyambut bulan suci Ramadan, anak-anak bisa membuat makanan khas Kampar ini untuk berbuka puasa," tutur Camat.

Selain Camat Bangkinang, dalam kesempatan tersebut hadir pula komite sekolah, pihak Disdik Kampar yang dihadiri Korwil Pendidikan Kecamatan Bangkinang, serta pihak Tanoto Foundation.

Pihak Tanoto Foundation yang turut mengapresiasi kegiatan ini menyampaikan, agar ke depan makanan tersebut disajikan dalam dulang adat, lengkap dengan penutupnya. Lebih bagus lagi jika siswa-siswi dalam penyajiannya menggunakan pakaian adat Kampar.

SHARE:
beritaTerkait
Riau Waspadai Asap Kiriman dari Jambi, Lampung dan Sumsel
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab Gelar Penyuluhan TOGA, PHBS dan Gizi Bersama PKK Desa Senama Nenek
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat
Sumatera Dikepung Hotspot! Terpantau 1589 Titik Panas
LT II Kwarran Binawidya 2026 Resmi Dibuka, Siapkan Regu Berprestasi Menuju Tingkat Cabang Kota Pekanbaru
Bahayakan Heli Waterbombing. BPBD Riau Larang Drone di Area Karhutla
komentar
beritaTerbaru