Dua Babinsa Koramil 0321-05/RM Lakukan Monitoring Pengamanan Pilkades Desa Lenggadai Hulu Rimba Melintang
Dua Babinsa Koramil 032105/RM Lakukan Monitoring Pengamanan Pilkades Desa Lenggadai Hulu Rimba Melintang
TNI/Polri
JAKARTA - Ruang kelas merupakan suatu ruangan dalam bangunan sekolah yang berfungsi menjadi tempat untuk kegiatan tatap muka dalam proses kegiatan belajar mengajar.
Agar tujuan tersebut dapat tercapai maka dibutuhkan kurikulum yang kuat, baik secara infrastruktur maupun suprastruktur.
Dalam momentum hari pendidikan ini mari kita ulas salah satu hal penting bagi majunya dunia pendidikan yakni infrastruktur.
Menilik data Badan Pusat Statistik (BPS) melalui CEIC, ternyata masih banyak kondisi ruang kelas sekolah di Indonesia yang mengalami kerusakan. Berikut rinciannya.
Baca Juga:
Perkembangan Kondisi Ruang Kelas Sekolah di Indonesia

Baca Juga:
Berdasarkan data tersebut, terlihat bahwa semakin banyak ruang kelas mengalami kerusakan di Tanah Air. Pada tahun ajaran 2021/2022 angka kerusakan memang mengalami penurunan namun masih dalam tren yang tinggi.
Sementara, pada periode yang sama jumlah ruang kelas sekolah yang mengalami kerusakan ringan tercatat meningkat, ini terjadi di seluruh jenjang pendidikan. Namun demikian, status ruang kelas yang mengalami kerusakan berat tercatat 0% alias tidak ada.
Jika dilihat lebih rinci, berdasarkan data BPS ruang kelas yang mengalami peningkatan kerusakan tertinggi berada di jenjang SD.
Tercatat ada 60,60% ruang kelas SD dalam kondisi rusak ringan atau sedang pada tahun ajaran 2021/2022. Angka tersebut lebih tinggi 3,47% poin dibandingkan setahun sebelumnya yang sebesar 57,13%.
Angka tersebut lebih tinggi 3,47% poin dibandingkan setahun sebelumnya yang sebesar 57,13%.
Di jenjang SMP, ruang kelas yang mengalami rusak ringan atau sedang sebesar 53,30%. Persentasenya lebih tinggi 2,74% poin dibandingkan pada tahun ajaran 2020/2021 yakni di angka 50,56%.
Jika melihat berdasarkan wilayah, ruang kelas SD di Bengkulu paling banyak mengalami rusak ringan atau sedang, yakni 67,70%. Ruang kelas SMP yang paling banyak mengalami rusak ringan atau sedang terdapat di Maluku Utara, yakni 62,43%.
Di jenjang SMA, ruang kelas di Papua Barat paling banyak mengalami rusak ringan atau sedang dengan persentase sebesar 62,84%. Sedangkan, Papua mencatatkan persentase ruang kelas SMK paling banyak mengalami kerusakan, yakni 58,4%.
Dua Babinsa Koramil 032105/RM Lakukan Monitoring Pengamanan Pilkades Desa Lenggadai Hulu Rimba Melintang
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Atlet renang penyandang disabilitas asal Kabupaten Kampar, Riau, Abdil Majid Rahman, sukses meraih medali emas p
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Angka Layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Riau mengalami tren positif. Hingga 26 Oktober 2026, dari s
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kemudahan akses pembiayaan masih menjadi tantangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), teruta
Opini
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Siak Hulu, menerima kunjungan studi tiru dari UPT SMP Negeri 3 Tapung,
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Manajemen PSPS Pekanbaru mengajukan permohonan pembatalan sanksi denda sebesar Rp20 juta yang dijatuhkan Komite
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim panitia seleksi (Pansel) calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau, telah mengumumkan
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru resmi menggelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 mulai Senin
Hukrim
Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas, Polda Riau Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, MBA, menerima silaturahmi pengurus Himpunan Siompu Kampar Provinsi Ria
Parlemen