Minggu, 23 Agustus 2026 WIB

Mahasiswa Kukerta UNRI Lakukan Penyuluhan Pemanfaatan Minyak Goreng Bekas di Tapung Hulu Kampar

Harijal - Selasa, 15 Agustus 2023 16:00 WIB
Mahasiswa Kukerta UNRI Lakukan Penyuluhan Pemanfaatan Minyak Goreng Bekas di Tapung Hulu Kampar
Doc.: Kukerta UNRI

PEKANBARU - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (UNRI) melakukan kegiatan penyuluhun terkait pemanfaatan barang limbah rumah tangga berupa minyak goreng bekas (jelantah) yang disulap menjadi sesuatu yang lebih berguna. Limbah tersebut disulap menjadi lilin aroma terapi.

Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud dari program kerja Mahasiswa KKN yang berlokasi di Desa Sukaramai, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar.

Minyak jelantah merupakan minyak goreng bekas yang telah digunakan berulang kali. Apabila dibuang sembarangan, maka dapat mencemari lingkungan. Melihat kondisi tersebut, ide untuk mendaur ulang minyak jelantah menjadi produk bernilai menjadi langkah mahasiswa dalam menjaga lingkungan.

Baca Juga:

Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan pada Rabu, 2 Agustus 2023 dengan sasaran tujuan yaitu ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). 

Selain untuk meningkatkkan kesadaran akan lingkungan, sosialisasi juga bertujuan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha masyarakat dengan mengembangkan limbah menjadi produk yang memiliki peluang usaha. Hal tersebut diungkapkan oleh Dara Natasya selaku penanggung jawab serta pembicara dalam sosialisasi.

Baca Juga:

Dara menuturkan bahwa mereka memilih untuk mengelola limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi karena limbah ini mudah didapatkan dan bahan serta alat yang diperlukan tersedia secara umum. 

Adapun bahan-bahan yang dibutuhkan diantaranya minyak jelantah, stearin, pewangi, dan pewarna (opsional). Alat-alat yang digunakan juga cukup sederhana, yaitu peralatan dapur seperti panci, sendok, cetakan lilin, sumbu lilin atau benang kasur, dan penyangga sumbu.

Selama acara tersebut, para peserta, terutama ibu-ibu, diajarkan cara membuat lilin aromaterapi menggunakan peralatan dapur yang sederhana. Proses pembuatan melibatkan memanaskan minyak jelantah, mencampurkan bahan-bahan tertentu, dan mencurahkan adonan ke dalam wadah untuk mengeras.

Peserta acara menunjukkan minat besar terhadap program ini, bahkan ada yang berminat mencoba membuat lilin aromaterapi sendiri di rumah dan meminta tips untuk sukses dalam proses pembuatannya.(*)

SHARE:
beritaTerkait
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat
Sumatera Dikepung Hotspot! Terpantau 1589 Titik Panas
LT II Kwarran Binawidya 2026 Resmi Dibuka, Siapkan Regu Berprestasi Menuju Tingkat Cabang Kota Pekanbaru
Bahayakan Heli Waterbombing. BPBD Riau Larang Drone di Area Karhutla
Peringati Hari Pramuka ke-65, Bupati Siak Ajak Generasi Muda Sukseskan Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
Buah Melimpah, Harga Turun, Nilai Ekonomi Kelapa Inhil Hilang
komentar
beritaTerbaru