Minggu, 11 Oktober 2026 WIB

Lintas Sektoral Teken Pakta Integritas PPDB Daring, Ada Kecurangan, Lapor!

Redaksi - Rabu, 19 Juni 2024 13:53 WIB
Lintas Sektoral Teken Pakta Integritas PPDB Daring, Ada Kecurangan, Lapor!
Pj Gubernur Riau SF Hariyanto usai menandatangani pakta integritas PPDB Daring.(Foto: Ist)
kabarmelayu.com,PEKANBARU - Penjabat (Pj) Gubernur Riau SF Hariyanto bersama sejumlah pihak yang mewakili lintas sektoral di Provinsi Riau, melakukan penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online atau daring,. Penandatanganan berlangsung di Gedung Daerah Provinsi Riau, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu (19/6/2024).

Penandatangan Pakta Integritas pelaksanaan PPDB Daring ini mempertegas komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, bahwa pelaksanaan PPBD tahun 2024 dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, jujur, adil dan bertanggung jawab.

"Jadi, semuanya sudah jelas semuanya ya. Kalau masih ada yang melanggar, kami tidak tahu lagi harus bagaimana. Dengan pakta integritas ini kami buktikan bahwa tidak ada yang bermain-main dengan proses PPDB Online," tegas SF Hariyanto.

Baca Juga:

Komitmen ini bukan seremonial belaka, melainkan langkah konkret dan diikuti oleh seluruh pihak. Tujuannya tak lain menciptakan PPDB Daring yang lebih baik dari sebelumnya.

"Tadi semua sudah sepakat teken pakta integritas, itu ada dari kepolisian, kejaksaan, LSM, tokoh adat, tokoh masyarakat dan lainnya. Artinya dengan ditekennya pakta integritas ini, diharapkan tidak ada lagi yang bermain curang, main belakang, pungli dan uang. Kalau ada yang melakukan silahkan laporkan," tegasnya lagi.

Baca Juga:

Pj Gubernur menyatakan bahwa setiap anak yang merupakan peserta didik berhak untuk mendapat kesempatan yang adil untuk mengakses pendidikan berkualitas.

"Jadi semua anak punya harapan dan kesempatan yang sama untuk mendapat pendidikan yang layak," sebutnya.

Dia tak menampik adanya berbagai potensi kecurangan yang muncul saat penerimaan peserta didik baru. Karena potensi itu harus diantisipasi dengan adanya pakta integritas.

Sebelumnya, Pj Gubernur sempat menerima laporan ada orang tua yang mengukur jarak dari sekolah ke rumahnya yang cuma 500 meter. Tapi anaknya tak diterima di sekolah tersebut.

Pj Gubernur berharap perhatian seluruh orang tua peserta didik yang tidak memaksakan anaknya masuk di satu sekolah. Padahal zonasi tidak memenuhi syarat.

"Kami juga minta pengertian orang tua peserta didik. Kadang ada juga alamat di Kulim, namun ingin anaknya masuk di SMAN 1 atau SMAN 8 agar gengsi dan sebagainya," kata dia lagi.

Melalui pakta integritas ini hendaknya dapat memperbaiki sistem PPDB Daring dan memastikan bahwa setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan.(mer)

Editor
: Andi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Jajaran Lapas Pasir Pengaraian Ikuti Pengarahan Virtual Dirjenpas
Laksanakan PJJ, UPT SDN 019 Pandau Jaya Minta Orang Tua Awasi Anak
Disdik Riau Bantah Terbitkan Edaran Pembelajaran Daring
Belajar Daring Siswa di Pekanbaru Diperpanjang Tiga Hari
Akibat Asap Karhutla, Hari Ini Siswa Pekanbaru Laksanakan Pembelajaran dari Rumah
Lantik 215 Kepala Sekolah, Bupati Kasmarni Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Pungli PPDB
komentar
beritaTerbaru
PSPS Bungkam PSMS Medan 2-1

PSPS Bungkam PSMS Medan 2-1

kabarmelayu.com,PEKANBARU PSPS Pekanbaru sukses mengamankan tiga poin penting setelah menaklukkan PSMS Medan dengan skor tipis 21 dalam l

Sport