Berjibaku Melawan Karhutla di Kerumutan, Tim Gabungan Bangun Embung, Penyekatan dan Water Bombing
Berjibaku Melawan Karhutla di Kerumutan, Tim Gabungan Bangun Embung, Penyekatan dan Water Bombing
Lingkungan
DURI - Lembaga pendidikan swasta yang ada di Kecamatan Mandau menghadapi sejumlah kendala. Selain kekurangan sarana dan prasarana, juga kekurangan dana operasional. Kenyataan tersebut dikatakan Wakil Kepsek Bidang Humas STM Muhammadiyah Duri, HM Yunus Ras, Jumat (17/2/17) kemarin.
“Kalau ditanya kekurangan tentu sangat banyak. Mulai dari sarana prasarana pendukung hingga ke dana operasional. Namun demikian, akses lembaga pendidikan swasta yang dikelola oleh yayasan untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah agak terbatas. Salah satunya dikarenakan ada kesan bahwa pendidikan swasta itu kaya dan banyak duit,” ujar M Yunus.
Diakuinya, memang ada sejumlah lembaga pendidikan swasta di Mandau dan Pinggir yang bisa dikatakan kaya dan bonafid. Contohnya Yayasan Pendidikan Cendana dan Yayasan Pendidikan Islam Terpadu Mutiara. “Sayangnya, kedua lembaga pendidikan itu seolah dijadikan barometer untuk daerah ini. Kedua yayasan itu memang bisa dikatakan kaya. Tapi banyak yayasan pendidikan lain di Mandau masih keteteran,” terangnya.
Baca Juga:
STM Muhammdiyah Duri menurut Yunus, dapat dijadikan sebagai contoh kasus. Meski dikelola pihak swasta, keuangannya tidaklah memadai. “SPP untuk kelas satu Rp200 ribu, kelas dua Rp175 ribu, dan untuk kelas tiga Rp150 ribu. Dana itu hanya bisa untuk memenuhi kebutuhan rutin saja. Tidak berlebih untuk membangun fasilitas tambahan,” katanya.
Kalau SPP dibayar siswa dengan lancar, tidak akan terlalu repot. Tapi kalau cukup banyak siswa yang menunggak SPP, pihak sekolah pun kewalahan. “Menaikkan SPP seperti di sekolah swasta bonafid di Duri jelas sulit. Apalagi kondisi ekonomi orang tua siswa kini sangat tidak menggembirakan.
Baca Juga:
“Bayangkan, dari 300 siswa kami, sekitar 25 persen diantaranya terpaksa bekerja sepulang sekolah. Dengan bekerja apa yang mungkin, mereka dapat uang jajan dan tak minta lagi ke orang tuanya. Kita berharap agar kenyataan ini menjadi pertimbangan bagi Pemkab untuk lebih memperhatikan lembaga pendidikan swasta,” pungkas M Yunus.
sumber: riaupos.co
Berjibaku Melawan Karhutla di Kerumutan, Tim Gabungan Bangun Embung, Penyekatan dan Water Bombing
Lingkungan
kabarmelayu.com,ROHIL Jajaran Pendiri, Pengurus, dan Pengawas Sah Koperasi Produsen Juang Makmur Bersama (JMB) melakukan klarifikasi dan
Peristiwa
Siak Zero Firespot, Bupati Afni Kerahkan Forkopimda hingga PKK Cegah Karhutla
Pemerintahan
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab Serahkan Reflector Jalan untuk Tingkatkan Keselamatan di Desa Senama Nenek
Article
kabarmelayu.com,INHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, S. Sos, M.Si menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepala BPBD Riau M Edy Afrizal melaporkan langsung kondisi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provi
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persoalan sosial dan tantangan keluarga menjadi perhatian dalam silaturahmi Ketua Presidium Badan Musyawarah Isl
Sosial
kabarmelayu.com,KAMPAR Kabut asap yang menyelimuti beberapa bagian wilayah Provinsi Riau, termasuk Pekanbaru dan kecamatan Siak Hulu, Kabu
Pendidikan
kabarmelayu.com,KAMPAR Siswasiswi UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar tak putusputusnya mencetak pres
Pendidikan
TNI Kerahkan Satgas Khusus Percepat Penanganan Karhutla di Riau
TNI/Polri