Karhutla Kerumutan Pelalawan Capai 969 Hektare, Tim Gabungan Terus Berjibaku
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
BENGKALIS, kabarmelayu.com - Silvia Nisa Ananda Zulpan, siswi SDN 05 Kecamatan Bengkalis, berhasil meraih juara umum lomba bercerita anak tingkat Sekolah Dasar (SD) tajaan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis, bersempena dengan Hari Anak Nasional (HAN) 2017 di Kabupaten Bengkalis, Kamis (24/8/2017) pagi.
Prestasi yang diraih tersebut, pertama kalinya perwakilan SDN 05 Bengkalis ini berhasil menoreh prestasi gemilang sebagai juara pertama dalam lomba bercerita anak atau dongeng di tingkat siswa SD yang diadakan Dinas PPPA Bengkalis ini. Meski sebelumnya Silvia pernah menang di tingkat Sekolah Dasar se kecamatan Bengkalis, namun kali ini Silvia Nisa Ananda Zulpan kembali membuktikan bakatnya di tingkat Kabupaten Bengkalis saat memperingati HAN 2017.
Dengan membawakan cerita daerah berjudul "Kambing yang sombong dan Gajah yang baik hati" Silvia Nisa berhasil mengungguli 34 peserta lainnya yang sukses dalam lomba tersebut.
Baca Juga:
Silvia bocah 10 tahun yang berbadan gempal ini saat disambangi wartawan usai menerima piagam penghargaan yang langsung diserahkan Bupati Bengkalis Amril Mukminin Kamis (24/8/2017) pagi, mengaku sangat senang dan tidak menyangka dirinya mampu menjadi pemenang. Apalagi kali ini dia harus mewakili SDN 05 Bengkalis di ajang yang lebih besar. "Senang dan bangga sekali bisa bertemu bapak Bupati Bengkalis," ucapnya riang.
Nisa nama sapaan akrabnya, merupakan anak pertama dari tiga bersaudara yang tinggal di jalan Gatot Subroto Kampung Tengah Bengkalis, murid kelas V SDN 05 Bengkalis.
Baca Juga:
Ia menyebutkan sejak duduk dari kelas satu hingga kelas lima SD, dirinya selalu menjadi jaura kelas diantara puluhan siswa/siswi di kelasnya. "Alhamdulillah juara 1 di kelas terus," katanya.
Selain juara di kelasnya, Nisa juga memiliki segudang prestasi lainnya diantaranya juara satu dalam lomba Putri Pesona pada tahun 2015 yang digelar di Hotel Grand Zuri Dumai, Juara 2 lomba melukis yang diselenggarakan oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang tahun 2016, Juara 2 di acara FLS2N, juara 2 lomba pidato Sekolah MDA AL Kausar Bengkalis, juara 1 Fashion Show Busana Muslim tahunn 2015 di Bengkalis, juara harapan 1 MTQ golongan Tartil Putri tahun 2017.
"Awalnya hanya iseng saat tunjuk tangan pengen ikut lomba, eh malah menang juara satu," tukasnya.
Sejak itulah, anak pertama dari tiga bersaudara pasangan dari Zulpan dan Elfitri ini, yang beralamat di jalan Gatot Subroto Kampung Tengah Bengkalis ini terus mewakili SDN 05 untuk berkompetisi dan ikut perlombaan yang ditaja oleh instasi terkait. "Sejak menang jadi suka ikut lomba-lomba, kayaknya seru dan asik," simpulnya.
Nisa juga menyebutkan prestasi yang sudah diraih tidak terlepas atas peran sang ayah dan ibu yang sangat berperan atas prestasinya selama ini. Apalagi ibunya sendiri terus melatih nisa sehari-hari di rumah. "Jika lomba pidato dan gambar lebih mudah, tinggal menghafal teks, kalau untuk bercerita harus latihan blocking kurang lebih sebulan latihan," jelasnya.
Sang ayah, Zulpan (40 tahun) mengaku bangga dan terharu dengan keberhasilan anaknya. "Tidak terbayangkan anak saya bisa juara satu di tingkat Hari Anak Nasional," ucapnya.
Sebagai orang tua, dia berjanji akan terus mendukung bakat dan prestasi sang anak. Bahkan agar bakat seni dan akademik tetap berimbang, Zulpan
selalu mengikutkan Nisa dalam les tambahan. "Selain bakat seni nilai akademiknya Alhamdulillah tetap bagus, dia suka sekali belajar," tandasnya.
Sementara itu, Guru pembimbing di sekolah mendongeng Nisa, ibuk Sulastri Setia mengatakan persiapan menghadapi perlombaan di tingkat Hari Anak Nasional sudah cukup lama dilakukan. "Orang tuanya yang banyak dukung dari awal, saya hanya sekitar tiga minggu untuk memantapkan," ucap.
Menurutnya, proses perlombaan memang cukup ketat, dimana Nisa harus bersaing dengan peserta lainnya yang tak kalah bagusnya. Dari 34 peserta diseleksi menjadi 12 finalis yang kemudian barulah diambil tiga besar terbaik. Dia menilai, faktor kemenangan Nisa karena ia sangat menguasai bahan dan mampu bercerita dengan teknik yang baik.
"Ada keunikan tersendiri, secara fisik begitu muncul dengan postur tubuhnya yang gempal, menjadi lucu, justru dari kelemahan itulah menjadi kelebihan," pungkasnya. (Der/fen)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, mem
Hukrim
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Hukrim
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Prestasi luar biasa diraih oleh tim futsal UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Kali
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk program beasiswa m
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sejumlah kios di Pasar Higienis, Jalan Teratai, Kota Pekanbaru, yang selama ini terbengkalai, dimanfaatkan oknum
Pemerintahan
ISPU Memburuk, Sekolah di Sejumlah Wilayah Siak Terapkan PJJ, ASN Hamil Boleh WFH
Pemerintahan
kabarmelayu.com,ROHUL Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ke27, Persatuan Wartawan Indonesia (P
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Program Pemantapan Nilainilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan 73 Lemhannas RI diikuti oleh Kalangan Birokrat, Akademis
Pemerintahan