Jumat, 31 Juli 2026 WIB

Miris, Kondisi SDN 007 Desa Tasik Raya Beratap Daun dan Kursi Batang Kelapa

Harijal - Sabtu, 24 September 2016 20:11 WIB
Miris, Kondisi SDN 007 Desa Tasik Raya Beratap Daun dan Kursi Batang Kelapa
pra/rec
Miris, Kondisi SDN 007 Desa Tasik Raya Beratap Daun dan Kursi Batang Kelapa.

BATANGTUAKA, riaueditor.com - Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 007 Desa Tasik Raya, Kecamatan Batang Tuaka butuh sentuhan tangan dingin pemerintah, pasalnya bangunan sekolah tersebut beratapkan daun, berdinding kayu dan terpal, serta kursi yang terbuat dari batang kelapa dengan papan tulis ala tahun 70-an.

Bangunan yang berukuran sekitar 7x9 meter tersebut dibagi menjadi 4 ruang kelas dengan menggunakan skat triplek dengan tenaga pendidik sebanyak 6 orang guru, dan hanya ada 1 guru PNS.

Kepala Sekolah SDN 007, Herliyanto SPd.I, berharap Dinas Pendidikan memperhatikan dan merespon masalah ini. "Terlebih lagi bangunan SDN 007 ini statusnya menumpang milik warga setempat," imbuhnya.

Baca Juga:

Sekolah yang berdiri pada tahun 2013 lalu itu letaknya tidak begitu jauh dari pemukiman penduduk, hanya beberapa meter saja dari kantor desa.

"Setelah setahun berdiri, yakni 2013 lalu, Sekolah ini statusnya kemudian di negerikan pada tahun 2014 akhir. Tahun Ajaran 2016 ini jumlah anak didik ada 65 murid," ungkapnya.

Baca Juga:

Lebih lanjut Herliyanto meminta perhatian serius Dinas Pendidikan agar murid di sekolah tersebut bisa belajar di tempat yang jauh lebih layak dari kondisi yang ada sekarang, harapnya. (pra)

SHARE:
beritaTerkait
Terima Lulusan IPDN Riau, Syahrial Abdi: Jaga Integritas, Optimalkan Pelayanan
Fun Pingpong Competition, Pererat Sinergi SKK Migas, EMP dan PWI Riau
Ketahanan Pangan, Kapolsek Kandis dan Personel Siapkan Kebutuhan Air untuk Tanaman Jagung
Hendry Munief Motivasi Santri PP Hidayatullah Pekanbaru Jadi Santripreneur Berbasis Nilai Tauhid
Wako Geram Revitalisasi Pasar Bawah Tak Tuntas, Pengelola Terancam Putus Kontrak
Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 Resmi di Buka, Polda Riau Hadirkan Layanan hingga Pulau Terluar
komentar
beritaTerbaru