Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Miris, Kondisi SDN 007 Desa Tasik Raya Beratap Daun dan Kursi Batang Kelapa

Harijal - Sabtu, 24 September 2016 20:11 WIB
Miris, Kondisi SDN 007 Desa Tasik Raya Beratap Daun dan Kursi Batang Kelapa
pra/rec
Miris, Kondisi SDN 007 Desa Tasik Raya Beratap Daun dan Kursi Batang Kelapa.

BATANGTUAKA, riaueditor.com - Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 007 Desa Tasik Raya, Kecamatan Batang Tuaka butuh sentuhan tangan dingin pemerintah, pasalnya bangunan sekolah tersebut beratapkan daun, berdinding kayu dan terpal, serta kursi yang terbuat dari batang kelapa dengan papan tulis ala tahun 70-an.

Bangunan yang berukuran sekitar 7x9 meter tersebut dibagi menjadi 4 ruang kelas dengan menggunakan skat triplek dengan tenaga pendidik sebanyak 6 orang guru, dan hanya ada 1 guru PNS.

Kepala Sekolah SDN 007, Herliyanto SPd.I, berharap Dinas Pendidikan memperhatikan dan merespon masalah ini. "Terlebih lagi bangunan SDN 007 ini statusnya menumpang milik warga setempat," imbuhnya.

Baca Juga:

Sekolah yang berdiri pada tahun 2013 lalu itu letaknya tidak begitu jauh dari pemukiman penduduk, hanya beberapa meter saja dari kantor desa.

"Setelah setahun berdiri, yakni 2013 lalu, Sekolah ini statusnya kemudian di negerikan pada tahun 2014 akhir. Tahun Ajaran 2016 ini jumlah anak didik ada 65 murid," ungkapnya.

Baca Juga:

Lebih lanjut Herliyanto meminta perhatian serius Dinas Pendidikan agar murid di sekolah tersebut bisa belajar di tempat yang jauh lebih layak dari kondisi yang ada sekarang, harapnya. (pra)

SHARE:
beritaTerkait
Pemulangan Jamaah Haji Kloter 07 Inhil Siap Dikoordinasikan
Dukung Swasembada Pangan, Personil KSKP Polres Inhil Beri Penyuluhan ke Peternak
Sepakat! Kecamatan Pulau Burung Tuntaskan Tapal Batas Desa, Jadi Percontohan di Inhil
Wako Agung Nugroho Launching Logo HUT Pekanbaru Ke-242, Ini Maknanya
Terbitkan SP3 Dugaan Pemerasan dan Penggelapan, Kapolri hingga Jajaran Polda Lampung Dipraperadilankan di PN Jaksel
Jeritan Transmigran Air Balui, Menuntut Keadilan di Tengah Sengkarut Agraria
komentar
beritaTerbaru