Rabu, 26 Agustus 2026 WIB

Peringkat Membaca dan Matematika Indonesia Terendah di Dunia

Harijal - Kamis, 05 Desember 2019 10:54 WIB
Peringkat Membaca dan Matematika Indonesia Terendah di Dunia
(robarmstrong2/Pixabay)
Ilustrasi. Kemampuan membaca, matematika, dan sains di Indonesia berada di peringkat ke 75 dari 81 negara di dunia.

JAKARTA - Kemampuan membaca, matematika, dan sains Indonesia terendah di dunia. Indonesia berada di peringkat 75 dari 81 negara di dunia. Hal ini menjadi catatan bagi dunia pendidikan di Indonesia.

Hasil ini didapat dari Penilaian Siswa Internasional atau OECD Programme for International Student Assessment (PISA) 2018 yang baru saja dirilis pada Selasa (3/12).

Penilaian internasional ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan siswa secara komprehensif di seluruh dunia. PISA melakukan penilaian pada siswa di dalam kemampuan membaca, matematika, dan sains.

Baca Juga:

Hasilnya, kemampuan membaca siswa Indonesia mendapatkan skor rata-rata 371. Tertinggal jauh dari China, Singapura, Makau, dan Hong Kong yang berada di peringkat teratas dengan skor lebih dari 525. Angka ini turun dari skor 397 yang didapat pada 2015 lalu.

Sementara kemampuan berhitung atau matematika siswa Indonesia mendapatkan skor 379, turun dari 2015 dengan skor 386. Angka ini bahkan jauh dari China yang mencapai 591 dan Singapura mencapai 569.

Baca Juga:

Sedangkan pengetahuan dalam bidang sains mendapatkan skor 396, yang menurun dari skor 403 pada 2015 lalu. Bandingkan dengan Singapura yang berada di posisi kedua dengan 551. 

Negara dengan kemampuan siswa terbaik yaitu China, disusul Singapura, Makau, dan Hong Kong. Secara keseluruhan, Indonesia tak berbeda jauh dengan Panama, Maroko, Libanon, Kosovo, dan Filipina yang berada di peringkat terbawah.

"Hasil dari PISA menunjukkan kualitas dan kesetaraan hasil pembelajaran yang dicapai di seluruh dunia. Hasil ini juga memungkinkan pendidik dan pembuat kebijakan untuk belajar dari kebijakan dan praktik yang diterapkan di negara lain," keterangan resmi dari OECD.

(cnnindonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Karhutla Kerumutan Pelalawan Capai 969 Hektare, Tim Gabungan Terus Berjibaku
Kabut Asap Mengkhawatirkan, Manfaatkan SIGNAL untuk Bayar Pajak Kendaraan
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Luar Biasa! Tim Sepakbola SDN 024 Tarai Bangun Sabet Juara I Tiga Naga Championship Antar SD Se-Riau
Syarat Beasiswa Pemko Pekanbaru 2027 Tambahkan Indikator Akreditasi Perguruan Tinggi
komentar
beritaTerbaru