Rabu, 05 Agustus 2026 WIB

Mantap....Pelajar SMA di Duri Berani Kritik Soal Tilang

Harijal - Selasa, 18 Oktober 2016 17:20 WIB
Mantap....Pelajar SMA di Duri Berani Kritik Soal Tilang
goriau.com
Jihan Fadilah (kanan) mengabadikan foto bersama Bripda Desi, Polwan asal Pelalawan.

DURI,kabarmelayu.com - Ada banyak pandangan negatif masyarakat terhadap polisi lalu lintas (Polantas). Ada yang berpandangan polantas suka memeras pengendara kendaraan bermotor melalui tilang, tapi tidak menurut Jihan Fadila, siswa kelas 12 IPS 2 Mutiara Duri yang bercita-cita menjadi Polwan lalu lintas.

Dicontohkan Jihan, ketika ada seorang pengendara sepeda motor yang melanggar lalu lintas, kemudian diberhentikan Polisi yang bertugas. Si pengendara pasti menawar Polisinya untuk berdamai dengan membayar Rp 100.000 sampai Rp 150.000.

Meski Polantasnya menolak, si pengendara tetap memaksa damai. Akhirnya si Polantas pun menerima meskipun itu salah. Ketika sudah dibantu begitu, si pengendara malah mengupat-ngupat dan memaki Polantas yang meminta uang berdamai.

Baca Juga:

"Kepada siapa pun pengendara ini cerita, pasti dia menyalahkan polisi karena sudah meminta uangnya dengan alasan tilang, sampai membuat opini buruk tentang Polantas. Padahal sebenarnya ia sudah dibantu oleh Polantas, inilah kadang yang merusak-rusak citra Polantas dimata masyarakat awam," kata Jihan saat dikonfirmasi wartawan.

Menurut Jihan, soal tilang ini Polantas jangan mau damai ditempat, apapun alasannya. Jika perlu, untuk memberikan efek jera bagi pelanggar lalu lintas itu, perlu dilakukan pembinaan saat mereka membayar denda akibat kesalahan yang pengendara tersebut.

Baca Juga:

"Untungnya pertama, Polantas tidak dianggap sepele lagi oleh pelanggar lalu lintas karena bisa damai ditempat, kedua Polantas itu punya kesempatan memberikan pembinaan, pengetahuan, tentang tertib berlalu lintas kepada pengendara yang hobi melanggar lalin," kata siswi yang hobi bermain basket dan juga anggota Paskibra Kabupaten Bengkalis.

Dipenghujung acara sosialisasi penerimaan calon anggota Polri TA 2017 Panda Riau, Jihan dan beberapa temannya ikut mengabadikan foto bersama Bripda Desi, Polwan asal Pelalawan yang dengan mulus masuk Polisi karena segudang prestasinya dan menguasai 4 bahasa asing, Jerman, Inggris, Prancis dan Jepang.


(goriau.com)    

 

SHARE:
beritaTerkait
Gerak Cepat, Polsek Bina Widya Ungkap Kasus Curanmor 10 TKP
Polsek Kandis dan Petani Bersama Merawat Tanaman Jagung agar Tumbuh Subur
Teror Monyet Kian Meresahkan Warga Tembilahan  Inhil, Belasan Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Samsuri Daris Reses di Kecamatan Reteh, Serap Aspirasi
Pemkab Inhil Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi dan Sosialisasi Perubahan Regulasi Bantuan Perumahan Swadaya
Tunjukkan Hasil Smart Farming Binaan BI di Bunga Raya Produktivitas Padi Meningkat
komentar
beritaTerbaru