Gerak Cepat, Polsek Bina Widya Ungkap Kasus Curanmor 10 TKP
Gerak Cepat, Polsek Bina Widya Ungkap Kasus Curanmor 10 TKP
Hukrim
DURI,kabarmelayu.com - Ada banyak pandangan negatif masyarakat terhadap polisi lalu lintas (Polantas). Ada yang berpandangan polantas suka memeras pengendara kendaraan bermotor melalui tilang, tapi tidak menurut Jihan Fadila, siswa kelas 12 IPS 2 Mutiara Duri yang bercita-cita menjadi Polwan lalu lintas.
Dicontohkan Jihan, ketika ada seorang pengendara sepeda motor yang melanggar lalu lintas, kemudian diberhentikan Polisi yang bertugas. Si pengendara pasti menawar Polisinya untuk berdamai dengan membayar Rp 100.000 sampai Rp 150.000.
Meski Polantasnya menolak, si pengendara tetap memaksa damai. Akhirnya si Polantas pun menerima meskipun itu salah. Ketika sudah dibantu begitu, si pengendara malah mengupat-ngupat dan memaki Polantas yang meminta uang berdamai.
Baca Juga:
"Kepada siapa pun pengendara ini cerita, pasti dia menyalahkan polisi karena sudah meminta uangnya dengan alasan tilang, sampai membuat opini buruk tentang Polantas. Padahal sebenarnya ia sudah dibantu oleh Polantas, inilah kadang yang merusak-rusak citra Polantas dimata masyarakat awam," kata Jihan saat dikonfirmasi wartawan.
Menurut Jihan, soal tilang ini Polantas jangan mau damai ditempat, apapun alasannya. Jika perlu, untuk memberikan efek jera bagi pelanggar lalu lintas itu, perlu dilakukan pembinaan saat mereka membayar denda akibat kesalahan yang pengendara tersebut.
Baca Juga:
"Untungnya pertama, Polantas tidak dianggap sepele lagi oleh pelanggar lalu lintas karena bisa damai ditempat, kedua Polantas itu punya kesempatan memberikan pembinaan, pengetahuan, tentang tertib berlalu lintas kepada pengendara yang hobi melanggar lalin," kata siswi yang hobi bermain basket dan juga anggota Paskibra Kabupaten Bengkalis.
Dipenghujung acara sosialisasi penerimaan calon anggota Polri TA 2017 Panda Riau, Jihan dan beberapa temannya ikut mengabadikan foto bersama Bripda Desi, Polwan asal Pelalawan yang dengan mulus masuk Polisi karena segudang prestasinya dan menguasai 4 bahasa asing, Jerman, Inggris, Prancis dan Jepang.
(goriau.com)
Gerak Cepat, Polsek Bina Widya Ungkap Kasus Curanmor 10 TKP
Hukrim
Polsek Kandis dan Petani Bersama Merawat Tanaman Jagung agar Tumbuh Subur
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Teror serangan monyet yang terjadi dalam sepekan terakhir di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), terus ber
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Anggota DPRD Provinsi Riau, Samsuri Daris, terus berkomitmen memperjuangkan kepentingan masyarakat di tengah keterba
Parlemen
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE., MT., melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, H.
Pemerintahan
kabarmelayu.com,SIAK Program pengembangan pertanian berbasis smart farming yang dijalankan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau bersama Gabun
Pemerintahan
kabarmelayu.com,RIAU Aksi penipuan dengan mencatut nama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau, Raja Isyam Azwar, kembali terjadi.
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan tetap memberikan keringanan kepada para eks pemegang Hak Guna Ban
Pemerintahan
Jembatan Rantau Berangin, Desa Merangin Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar, kembali menelan korban. Jika beberapa pe
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Menjelang peringatan Hari Jadi ke69 Provinsi Riau, Gubernur Riau periode 20182019 Wan Thamrin Hasyim mener
Pemerintahan