Arifa Rahma Maulydha, Anak Petani Inhil yang Akan Kibarkan Bendera Pusaka di Istana Negara
kabarmelayu.com,PEKANBARU Arifa Rahma Maulydha, putri asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpilih mewakili Provinsi Riau sebagai angg
Pemerintahan
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil Junaidy, mwnyatakan bahwa perburuan monyet liar di Tembilahan terus dilakukan. Tak hanya tim DPKP, perburuan turut melibatkan aparat dan warga yang turut resah dengan kebrutalan primata tersebut.
Dari belasan korban, lokasi serangan terjadi di berbagai tempat berbeda. Korbannya mulai dari anak-anak hingga dewasa.
Baca Juga:
Bocah yang menjadi korban serangan pertama adalah seorang laki-laki. Ia mengalami luka gigitan di bagian leher. Akibat luka serius, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan penanganan medis.
Di hari yang sama, dua orang laki-laki dewasa dan seorang anak perempuan juga dilaporkan menjadi korban serangan monyet di kawasan Lorong Kubur, Parit 13 Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan.
Baca Juga:
Korban mengalami luka gigitan di bagian belakang tubuh, kepala, tangan serta paha.
"Seluruh korban saat ini telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Puri Husada Tembilahan," terang Junaidy.
Bupati Herman bersama Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto, sebelumnya telah mengunjungi warga yang menjadi korban serangan monyet liar itu. Kunjungan untuk melihat langsung kondisi para korban sekaligus memastikan penanganan yang diberikan berjalan dengan baik.
Pada kesempatan itu, Bupati Herman menyampaikan keprihatinan atas insiden yang mengakibatkan 11 warga mengalami luka gigitan.
Pemkab Inhil kata Bupati telah menjalin komunikasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) guna memperoleh kepastian mengenai status satwa yang hingga kini masih berkeliaran.
"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak BKSDA. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi apakah monyet tersebut merupakan satwa yang dilindungi atau bukan," ujarnya.
Bupati menegaskan pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh terhadap penanganan korban, termasuk menjamin seluruh biaya pengobatan.
"Seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung, sehingga masyarakat tidak dipungut biaya," tambahnya.
Saat ini penyisiran terus difokuskan di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian satwa guna mengantisipasi terjadinya korban berikutnya.
Sementara itu, salah seorang warga Tembilahan mengungkapkan kecemasannya atas teror serangan monyet liar yang menghantui Tembilahan.
"Ngeri Tembilahan sekarang bang, kami aangat takut. Lebih lagi khawatir dengan anak-anak," tutur Inur, salah seorang warga.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Arifa Rahma Maulydha, putri asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpilih mewakili Provinsi Riau sebagai angg
Pemerintahan
Semangat Kemerdekaan Warnai Karnaval Budaya, Puluhan Sekolah Unjuk Kreativitas di Rumah Rakyat
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Komitmen Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Indragiri Hilir menghadirkan pelayanan pertanahan yang ringkas, sigap
Sosial
kabarmelayu.com,ROHIL Persidangan perkara perdata No. 53/Pdt.G/2026/PN.Rhl di Pengadilan Negeri (PN) Rokan Hilir (Rohil) mengenai sengketa
Hukrim
Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tembus Kuala Selat, 500 Hektare Mangrove Disiapkan Lawan Abrasi
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA TNI mengerahkan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk membantu masyarakat terdampak gempa
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan perhatia
Parlemen
kabarmelayu.com,JAKARTA Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pukul 04
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meluruskan informasi polemik Hak Guna Bangunan (HGB) di kawasan Sukaramai Trad
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE, MT menghadiri penyampaian laporan akhir penyusunan dokumen Feasibilit
Pemerintahan