Jumat, 28 Agustus 2026 WIB

Jubir Penanganan Covid-19: Penularan Virus Corona Paling Banyak Melalui Tangan

Harijal - Sabtu, 28 Maret 2020 19:13 WIB
Jubir Penanganan Covid-19: Penularan Virus Corona Paling Banyak Melalui Tangan
(iStockphoto)
Ilustrasi mencuci tangan

JAKARTA - Juru bicara pemerintah penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, mengungkapkan, penularan virus Corona paling banyak terjadi melalui perantara tangan. Untuk itu, dia meminta masyarakat selalu mencuci tangan sebelum melakukan aktivitas.

"Di samping menjaga jarak dalam kaitan interaksi sosial, yakni mencuci tangan dengan menggunakan sabun sebelum makan, sebelum minum, sebelum menyentuh mulut, sebelum menyentuh hidung, sebelum menyentuh mata," kata pria akrab disapa Yuri itu saat konpers di BNPB, Jakarta, Sabtu (28/3/2020).

Sebab, kata Yuri data menunjukkan penularan yang paling banyak justru karena perantara tangan.

Baca Juga:

Yuri menegaskan, cuci tangan menggunakan air dan sabun lebih efektif untuk mencegah virus Corona ketimbang memakai hand sanitizer. Dia minta masyarakat tidak ada alasan untuk tidak mencuci tangan.

"Ini yang menjadi penting, mencuci tangan dengan sabun, sehingga tidak ada alasan bahwa harus menggunakan hand sanitizer. Tidak. Dengan sabun sudah sangat efektif pada air yang mengalir. Ini yang diharapkan bisa dilakukan," ujar Yuri. 

Baca Juga:

Jaga Jarak

Selain itu, Yuri juga meminta masyarakat jaga jarak dan tetap berada di rumah selama pandemi corona. Dia minta masyarakat beraktivitas dari rumah.

"Oleh karena itu, mari bersama-sama kita tetap di rumah, produktif di rumah, bisa bekerja dari rumah, belajar di rumah beribadah di rumah," tandas Yuri.

(liputan6.com)

SHARE:
beritaTerkait
Mulai Hari Ini Akses Masuk Tol Pekanbaru Dialihkan ke Pintu Bypass
Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
HUT Polwan Ke-78, Police Woman Goes To School Kunjungi UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota
Pelaku Industri Didorong Bantu UMKM dan Kembangkan Industri Halal
Pemko Pekanbaru Tingkatkan Status Siaga Karhutla Jadi Tanggap Darurat
Pokja Newsrom Jaga Desa SMSI, Manifestasi Kukuhkan NKRI
komentar
beritaTerbaru