Jumat, 28 Agustus 2026 WIB

Banjir Rendam 2.000 Rumah di Pidie Jaya, Aceh

Harijal - Rabu, 29 April 2020 13:59 WIB
Banjir Rendam 2.000 Rumah di Pidie Jaya, Aceh
Banjir merendam 2.000 rumah dan berdampak pada 2.000 KK di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Selasa (28/4/2020) pukul 20.00 WIB.

ACEH - Banjir merendam 2.000 rumah dan berdampak pada 2.000 KK di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Selasa (28/4/2020) pukul 20.00 WIB.

"Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie Jaya, sedikitnya delapan gampong di dua kecamatan terdampak banjir dengan tinggi muka air (TMA) 80-120 sentimeter," kata Agus Wibowo selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (29/4/2020).

Agus menyebut, adapun wilayah gampong yang terendam meliputi Gampong Mns Mancang, Gampong Pante Beureunee, Gampong Blang Cut, Gampong Dayah Husen, Gampong Dayah Kruet dan Gampong Beuringen di Kecamatan Meurah Dua.

Baca Juga:

"Kemudian Gampong Mesjid Tuha dan Gampong Mns Lhok di Kecamatan Meureudu," ungkapnya.

Merendam 3 Sekolah
Selain itu, lanjut dia banjir yang dipicu oleh faktor intensitas hujan tinggi tersebut juga merendam lima unit musala dan tiga sekolah. Hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa atas bencana alam tersebut.

Baca Juga:

"Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kab. Pidie Jaya telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait serta memberikan 2000 nasi bungkus kepada warga yang terdampak banjir," paparnya.

Menurut laporan hingga hari Rabu (29/4/2020) pukul 07.00 WIB, banjir masih menggenangi rumah warga dengan TMA sekitar 50 sentimeter.


(liputan6.com)

SHARE:
beritaTerkait
Mulai Hari Ini Akses Masuk Tol Pekanbaru Dialihkan ke Pintu Bypass
Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
HUT Polwan Ke-78, Police Woman Goes To School Kunjungi UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota
Pelaku Industri Didorong Bantu UMKM dan Kembangkan Industri Halal
Pemko Pekanbaru Tingkatkan Status Siaga Karhutla Jadi Tanggap Darurat
Pokja Newsrom Jaga Desa SMSI, Manifestasi Kukuhkan NKRI
komentar
beritaTerbaru