MTQ Pebatuan Resmi Dibuka, 101 Kafilah Perebutkan Piala Bergilir
kabarmelayu.com,PEKANBARU Suasana religius sekaligus penuh budaya menyambut kedatangan Camat Kulim Fajri Adha S.STP., M.Si. bersama romb
Pemerintahan
KUANSING, kabarmelayu.com - Tim gabungan Polsek Singingi Hilir bersama Polres Kaluantan Singingi melaksanakan operasi penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran sungai Singingi, Desa Tanjung Pauh Singingi Hilir. Sabtu (12/8/2023). Sebanyak 30 unit rakit yang digunakan untuk kegiatan ilegal tersebut dimusnahkan.
Operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kuansing, AKBP Pangucap Priyo Soegito, S.I.K., M.H tersebut berlangsung hingga sore. Kegiatan pemusnahan mengerahkan sekitar 100 personil.
Hadir pejabat di jajaran Polres Kuansing, di antaranya Wakapolres Kompol Lilik Surianto, S. ST., S.H., M.H , Kabag Ops Polres Kuansing Kompol Henri Suparto, S. Sos, para Kasat, Kapolsek Singingi Hilir, PA Polres Kuansing dan personil gabungan Polres dan Polsek sebanyak 100 orang personil.
Baca Juga:
Kapolres menjelaskan, penertiban PETI ini merupakan bentuk keseriusan dan komitmen POlres Kuansing dan jajaran dalam mencegah dan memerangi PETI di wilayah hukum Polres Kuansing.
"Aktivitas PETI di Desa Tanjung Pauh khususnya di Pulau Pramuka dan sepanjang aliran Sungai Singingi di Desa Tanjung Pauh, selama ini sudah membuat resah masyarakat sekitar," ujar Kapolres.
Baca Juga:
Aktivitas PETI ini telah berakibat rusaknya lingkungan dan ekosistem di sepanjang aliran sungai akibat pencemaran limbah mercuri oleh pelaku PETI.
Kepolisian sebelumnya sudah melaksanakan penertiban dan penindakan aktivitas PETI di wilayah ini. Polsek Singingi Hilir juga telah memberikan sosialisasi pelarangan kepada pihak Pemerintah Desa Tanjung Pauh, pemuka masyarakat dan pelaku PETI itu sendiri
"Namun upaya preemtif dan preventif yang dilakukan tetap tidak diindahkan oleh para pelaku PETI, sehingga hari ini kita lakukan tindakan represif dengan cara merusak rakit-rakit yang kita jumpai di lokasi," tegas Kapolres Kuansing, AKBP Pangucap.
Dari 30 unit rakit PETI yang sudah ditinggal oleh pelaku tersebut, sebanyak 22 unit di antaranya dijumpai di sepanjang aliran sungai Singingi dan 8 Pulau Pramuka.
Turut dimankan dan dimusnahkan 2 mesin diesel merk TEANLI yang telah dibuka dan disembunyikan di semak belukar sekitar lokasi.
"Terhadap rakit-rakit itu dilakukan pemusnahan dan pembakaran agar tidak dapat digunakan lagi," terang Kapolres.
Kegiatan penertiban dan pemusnahan yang berakhir sekitar pukul 17.30 WIB tersebut berlangsung lancar, aman dan terkendali. "Situasi Kamtibmas tetap dalam keadaan kondusif," tutup Kapolres AKBP Pangucap Priyo Soegito mengakhiri.(JM)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Suasana religius sekaligus penuh budaya menyambut kedatangan Camat Kulim Fajri Adha S.STP., M.Si. bersama romb
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sempat di level Baik, malam ini kualitas udara di Pekanbaru masuk naik ke level berbahaya, Ahad (20/9/2026) puku
Lingkungan
TNI Gelar Pameran Alutsista Tiga Matra di Silang Monas
TNI/Polri
Launching Siak Half Marathon 2026, Syamsurizal Mampu Promosikan Kabupaten Siak Melalui Olahraga
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE, MT bersama Ketua TP PKK Kabupaten Inhil yang juga Bunda PAUD sekaligus
Pemerintahan
kabarmelayu.com,BENGKALIS Upaya pencegahan dini kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Bengkalis terus diperkuat. Pemerintah
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Fasilitas panel penerangan jalan umum (PJU) yang tersebar di Pekanbaru, rawan dicuri. Terakhir, dalam pekan ini
Sosial
Pendidikan Gratis SD hingga PTN, Prof. Didik Gerakan Baru Prabowo Tinggal Melanjutkan Fondasi yang Sudah Ada
Article
Polisi Tangkap Buronan Kasus Karhutla di Siak, Sempat Halangi Pemadaman
Hukrim
Anniversary ke5 Domte Community, Polsek Binawidya Pekanbaru Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Bersama Ojol
Hukrim