BPBDPK Riau Bagikan 1.000 Masker untuk Warga Pekanbaru
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Provinsi Riau menunjukkan kepeduliannya kepada ma
Sosial
Dengan serangkaian serangan udara intensif, militer penjajah menyerang rumah sakit dan sekitarnya. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan besar dan mengakibatkan banyak korban jiwa dan cedera. Setidaknya 28 orang tewas dan 70 lainnya cedera akibat pembantaian brutal itu.
Beberapa laporan Israel yang beredar mengklaim bahwa Abu Ubaida dibunuh dalam serangan besar-besaran itu. Namun juru bicara Palestina itu secara otomatis membantah tuduhan Israel ketika ia mengunggah, mengomentari operasi penembakan Tepi Barat yang menewaskan seorang pemukim Israel dan melukai serius dua orang lainnya di dekat pemukiman Bruchin, di Salfit, dekat Nablus.
Baca Juga:
Dalam postingannya, Abu Ubaida menyerukan kepada rakyat Palestina untuk bangkit melawan pendudukan dalam rangka membela Masjid Al-Aqsa, sebagai tanggapan atas agresi di Tepi Barat, dan sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Gaza.
Setelah postingannya, Radio Angkatan Darat Israel segera mengutip penilaian lembaga keamanan yang menunjukkan bahwa Abu Ubaida tidak berada di fasilitas medis yang menjadi sasaran militer Israel di Khan Younis.
Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel melanjutkan teror genosidanya di jalur Gaza dengan melakukan serangkaian serangan udara terhadap Rumah Sakit (RS) Eropa di Khan Younis, yang berada di selatan daerah terkepung itu. Serangan Israel tersebut dilakukan pada Selasa (13/5/2025) waktu setempat, beberapa jam setelah serangan mematikan lainnya di RS Nasser.
Sedikitnya 16 orang dipastikan syahid sementara lebih dari 70 orang lainnya terluka dalam serangan sebelumnya. Sementara itu, jumlah korban akibat pengeboman RS Eropa masih belum dapat dipastikan.
Diberitakan Days of Palestine pada Selasa (13/5), tentara Israel yang berkoordinasi dengan badan intelijen dalam negeri Shin Bet, mengonfirmasi tanggung jawab atas serangan tersebut. Dalam sebuah pernyataan, militer menuduh bahwa rumah sakit tersebut digunakan oleh Hamas sebagai pusat komando dan kontrol rahasia yang terletak di bawah tanah. Meski demikian, tidak ada bukti nyata yang diberikan untuk mendukung klaim tersebut.
Sumber-sumber lokal melaporkan adanya pembantaian. Saksi mata menggambarkan pembantaian terjadi di halaman darurat rumah sakit. Beberapa mayat masih belum ditemukan di bawah reruntuhan. Sementara itu, kekhawatiran jumlah korban wafat dapat meningkat secara signifikan.
Serangan tersebut dilaporkan melibatkan setidaknya enam rudal dan menghantam sebuah rumah tinggal yang berdekatan dengan kompleks rumah sakit, yang pada saat itu dihuni pasien.
Republika
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Provinsi Riau menunjukkan kepeduliannya kepada ma
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) tingkat Kelurahan Sialang Rampai, Kecamatan Kulim, menjadi momentum untuk
Muslim
Jelang Pembukaan PORSENIJAR Provinsi Riau, Mahadar Mantapkan Persiapan
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wilayah Kota Pekanbaru beberapa pekan terakhir terpantau nihil hotspot. Meski begitu, warga di ibukota provinsi
Lingkungan
kabarmelayu.com,BENGKALIS Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, S. Sos., M. MP., bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Perhubungan
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Menteri Pertanian RI sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, memberikan kuliah um
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Seekor gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) jinak bernama Diego, mati di Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas.
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ditu
Sosial
kabarmelayu.com, PEKANBARU Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyatakan komitmen untuk mendukung percepatan pemerataan listrik h
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Angka titik panas (hotspot) di wilayah provinsi Riau bertambah drastis. Pagi ini, Kamis (17/9/2026), dari sore s
Lingkungan