Sekda Inhil Hadiri Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al-Jailani di Ponpes Al-Baqiyatussa’adiyah
kabarmelayu.com,INHIL Pondok Pesantren AlBaqiyatussa&039adiyah, Jalan Sinar Harapan Parit 6, Tembilahan Barat, Kabupaten Indragiri Hili
Pemerintahan
Bus ALS Pariwisata itu terbalik setelah menabrak pembatas jalan. Dugaan sementara sopir bus kehilangan kendali.
Insiden ini menewaskan dua atlet Sumut dan melukai puluhan orang lainnya.
Baca Juga:
"Terdapat dua orang meninggal dunia dan 29 orang mengalami luka ringan," ujar Kasat Lantas Polres Padang Pariaman, Iptu Rudi Chandra, Senin (8/9/2025).
Diwartakan Tribunpadang, lakamaut ini terjadi pada Minggu pukul 23.30 WIB, namun baru dilaporkan ke petugas kepolisianpukul 06.30 WIB, Senin.
Baca Juga:
"Bus yang sedang dalam perjalanan menuju Kota Padang untuk mengikuti kejuaraan karate tingkat nasional ini diduga terbalik setelah pengemudi kehilangan kendali," kata Kasat Lantas Polres Padang Pariaman, Iptu Rudi Chandra, Senin (8/9/2025).
Saat ini, tim kepolisian masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan data dan bukti penyebab pasti kecelakaan.
"Kami belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan. Apakah karena faktor kelalaian, kondisi kendaraan, atau jalan," ujar Rudi.
Ia menambahkan bahwa pihaknya juga masih berkoordinasi dengan rumah sakit untuk mendata seluruh korban.
Identitas lengkap korban meninggal dan luka-luka bisa disampaikan secara lengkap karena proses identifikasi dan pemberitahuan kepada keluarga masih berlangsung.
Iptu Rudi mengatakan, kendaraan tersebut merupakan bus Pariwisata ALS yang membawa rombonganatlet dari Medan.
"Kondisi bus Pariwisata ALS rusak parah, body bus hancur," ujarnya.
Sopir Bus Kabur
Pengemudi mobil Bus Pariwisata ALS diduga kabur setelah insiden.
"Identitas pengemudi mobil Bus Pariwisata ALS BK 74** UA dalam penyelidikan, diduga sopir melarikan diri setelah kejadian," kata Dirlantas Polda Sumbar Kombes M Reza Chairul Akbar Sidiq, melalui keterangan resminya kepada TribunPadang.com, Senin (8/9/2025).
Menurut Reza, kecelakaan tersebut terjadi pada hari Minggu (7/9/2025) sekira pukul 23.30 WIB, kemudian pihaknya mendapat laporan pada hari Senin (8/9/2025) sekitar pukul 06.30 WIB.
Kejadian kecelakaan berawal ketika mobil Bus Pariwisata ALS datang dari arah pintu exit tol menuju arah Kapalo Hilalang dalam kecepatan sedang.
"Sesampainya di TKP, bus hilang kendali dan menabrak pembatas jalan sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas tersebut," katanya.
Akibat kecelakaan tersebut, lanjut Reza, body Bus Pariwisata ALS hancur.
Berdasarkan data Ditlantas Polda Sumbar, bus berisi 31 orang penumpang dengan korban luka sebanyak 29 orang dan dua orang meninggal dunia di TKP.
"Seluruh korban saat ini sudah dibawa ke RSUD Padang Pariaman untuk diobati dan mendapatkan penanganan lebih lanjut," pungkas Reza.
Berdasarkan informasi yang diterima Tribun Medan, rombonganatlet Shindoka Sumut ini baru saja mengikuti Kejuaraan Road to National & Internasional Shukaido Karate Open Series 1 Tahun 2025 yang berlangsung di GOR Universitas Negeri Padang pada 5-7 September.
Setelah mengikuti Kejuaraan itu, rombonganatlet Shindoka Sumut tersebut memutuskan langsung kembali ke Sumut. Namun dalam perjalanan, bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan yang menyebabkan 2 atlet meninggal dunia di lokasi. Kemudian 9 orang mengalami luka berat dan 15 luka ringan.
Kedua atlet yang meninggal itu diketahui bernama Muhammad Dhijey Lexsie dan Fahri Akbar Assweth.
Kabar kecelakaan ini pun dibenarkan Kabid Bimpres FORKI Sumut, Delphinus P. Rumahorbo.
"Iya, mungkin ada pertandingan di Padang, mungkin ada open turnamen," ungkap Delphinus kepada Tribun Medan melalui seluler, Senin (8/9/2025).
Dikatakannya, kecelakaan ini terjadi saat rombonganatlet tersebut hendak kembali ke Medan usai mengikuti kejuaraan. Namun, Delphinus mengaku belum mengetahui pasti kronologi kecelakaan yang melibatkan rombonganatlet tersebut.
"Saya dapat kabar juga dari orang di Padang, pengurus kawan pelatih. Jadi, mereka sudah selesai pertandingan, kembali ke Medan dan saya tidak tahu kecelakaannya. Saya lagi telfonan juga ini," ujarnya.
Lebih lanjut, Delphinus mengatakan bahwa rombonganatlet tersebut sudah mendapatkan bantuan dari Pengurus FORKI Padang.
"Sepertinya mereka sudah ganti mobil dari sana, dan dibantu dari FORKI Padang," ungkapnya.
Disinggung jumlah atlet yang terlibat dalam kecelakaan itu, Delphinus mengaku tidak mengetahui pasti.(SUMBER)
kabarmelayu.com,INHIL Pondok Pesantren AlBaqiyatussa&039adiyah, Jalan Sinar Harapan Parit 6, Tembilahan Barat, Kabupaten Indragiri Hili
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat inflasi year on year (yony) di Riau pada September 2026 seb
Ekbis
kabarmelayu.com,KAMPAR Lebih dari 700 mahasiswa penerima Beasiswa Program SDM Perkebunan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Tahun 20
Pendidikan
Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Ungkap Peredaran 122 Butir Ekstasi, Satu Pria Diamankan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU MA (17) seorang waria di Pekanbaru ditangkap Polsek Sukajadi lantaran membawa kabur sebuah hp Iphone milik teman
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pelarian N (42), seorang narapidana yang kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk Pekanbaru pada 2017 la
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Memasuki usia ke6 tahun, PT Riau Cargo Samudra menggelar acara Tasyakuran Milad ke6 sebagai momentum untuk m
Ekbis
kabarmelayu.com,ROHUL Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul) memusnahkan barang bukti dari 77 perkara tindak pidana yang telah berke
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pernyataan Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) telah merestorasi gamb
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Wakil Bupati Bengkalis, Provinsi Riau, Dr. H. Bagus Santoso secara didaulat dan dipercaya untuk mengemban amanah
Pemerintahan