Laba Hijau dari Ubi dan Limbah
Laba Hijau dari Ubi dan Limbah
Article
Api diduga berasal dari sebuah kedai nasi. Hembusan angin kencang membuat api cepat berkobar hingga sulit dikendalikan.
Saksi mata di lokasi mengatakan, api mulai terlihat sekitar pukul 13.30 WIB di salah satu kedai nasi yang berada di deretan kios-kios tersebut. Dalam hitungan menit, api langsung membesar dan melahap bangunan di sekitarnya.
Baca Juga:
Asap tebal yang membumbung ke udara, membuat panik warga sekitar. Mereka segera berusaha menyelamatkan barang-barang berharga sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, Zarman Candra mengatakan, pihaknya menerima laporan sekitar pukul 13.45 WIB. Tanpa menunggu lama, enam unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil rescue langsung dikerahkan ke lokasi.
Baca Juga:
Petugas berjibaku melawan kobaran api yang kian mengganas. Akses jalan yang sempit dan banyaknya warga yang berkerumun sempat menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam melakukan tugasnya.
"Perkiraan awal, sumber api berasal dari kedai nasi. Namun, untuk penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh tim gabungan," katanya.
Penyelidikan ini akan melibatkan ahli forensik untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian atau faktor lain yang memicu kebakaran. Pihak kepolisian juga turut dilibatkan untuk membantu proses olah tempat kejadian perkara.
"Angin kencang menjadi faktor utama yang membuat api meluas dengan cepat," tambah Zarman.
Meskipun api telah berhasil dipadamkan, petugas Damkar masih melakukan proses pendinginan hingga pukul 15.20 WIB untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala.
Proses pendinginan ini sangat krusial untuk mencegah api kembali berkobar, terutama mengingat banyaknya material mudah terbakar di lokasi. Petugas menyemprotkan air ke sisa-sisa puing bangunan hingga benar-benar dingin.
Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun sebagian besar pemilik kios dan rumah kini kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian.
Laba Hijau dari Ubi dan Limbah
Article
kabarmelayu.com,KUANSING Menanggapi pemberitaan yang menyebut pihak kepolisian mengalami kesulitan mengungkap peristiwa kekerasan di Muara
Hukrim
Polresta Pekanbaru Gencarkan Razia Hiburan Malam, Pengunjung Diperiksa, Satu Positif Narkoba
Hukrim
Babinsa 05/RM Patroli di wilayah Jalur Pipa Sektor Selatan Bangko Jaya Rohil
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU PSPS Pekanbaru menargetkan kemenangan keenam secara beruntun saat menghadapi Adhyaksa FC Bekasi pada pekan kedel
Sport
kabarmelayu.com,ROHUL Seorang perempuan di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), tega membunuh bayi yan
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Dunia hukum dan pers tanah air kembali diwarnai polemik etika profesionalisme advokat dalam menyikapi produk jur
Hukrim
Ketika Guyonan Menjadi Kenyataan, Harapan &ldquoCuan&rdquo Muncul di Balik Kolam Terpal dan Kolam Tanah Ternak Lele Gading Sari
Article
INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE, MT meresmikan laboratorium kateterisasi jantung (Cath Lab) sekaligus membuka pelaksana
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pelayanan Stroke Center RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, resmi beroperasi, Jumat (30/10/2026). Peresmian dila
Kesehatan