Greenpeace Bentangkan Spanduk Raksasa di Bundaran HI: Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah
kabarmelayu.com,JAKARTA Organisasi masyarakat yang fokus kepada isu lingkungan, Greenpeace, membentangkan spanduk berukuran besar di Monum
Peristiwa
Sementara di bagian belakang monumen, spanduk itu memiliki pesan "Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?".
Baca Juga:
Aksi Greenpeace itu bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Tujuan aksi itu tidak lain ingin mendesak pemerintah agar lebih serius menangani krisis iklim yang kian mengancam kualitas hidup masyarakat Indonesia.
"Greenpeace Indonesia terus menggaungkan suara masyarakat, mendesak pemerintahan Prabowo-Gibran untuk membuka mata terhadap krisis iklim yang makin memperburuk kualitas hidup masyarakat. Dampaknya paling berat dirasakan oleh kelompok pekerja yang hidup dalam kerentanan ekonomi," kata Juru Kampanye Keadilan Iklim Greenpeace Indonesia, Jeanny Sirait, dikutip dari situs web Greenpeace Indonesia.
Baca Juga:
Ia menambahkan, cuaca ekstrem dan bencana ekologis tidak hanya mengancam keselamatan dan kesehatan masyarakat, tapi juga mengganggu sumber penghidupan, menekan pendapatan, dan mendorong kenaikan harga pangan.
Kabut asap berkepanjangan adalah salah satu contoh nyata bagaimana krisis ekologis membebani kehidupan masyarakat, mulai dari gangguan kesehatan hingga aktivitas ekonomi sehari-hari.
"Di tengah situasi ini, masyarakat justru semakin terhimpit oleh kenaikan biaya hidup dan ketidakpastian pekerjaan, termasuk gelombang pemutusan hubungan kerja. Padahal, pemerintahan Prabowo-Gibran berjanji memprioritaskan penciptaan lapangan kerja, ketahanan pangan dan energi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar dia.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku ikut memantau perkembangan informasi terkait aksi yang dilakukan Greenpeace di Bundaran HI. Menurut dia, aksi itu merupakan sesuatu yang harus dihormati karena Indonesia merupakan negara demokrasi.
"Jakarta ini atau Indonesia ini adalah negara demokrasi. Yang seperti itu tentunya kita memberikan penghormatan dan apresiasi," kata dia di kawasan Jakarta Pusat, Selasa.
"Yang paling penting jangan kemudian mengganggu ketertiban umum," ujar Pramono.
REPUBLIKA
kabarmelayu.com,JAKARTA Organisasi masyarakat yang fokus kepada isu lingkungan, Greenpeace, membentangkan spanduk berukuran besar di Monum
Peristiwa
kabarmelayu.com,BENGKALIS Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, menyambut kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau I Dewa Gede Wira
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, memimpin Rapat Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan Bulan September Tahun Anggar
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, mengingatkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah pusat diminta mengembalikan alokasi dana transfer ke daerah secara proporsional bagi daerah penghasil
Parlemen
Sambut 75 Tahun Humas Polri, Polda Riau Gelar Aksi Donor Darah, Wujud Nyata Bersama Masyarakat
Sosial
Antisipasi Unjuk Rasa, Kapolda Riau Tekankan Pengamanan Humanis dan Profesional
Hukrim
UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota melaksanakan Gelar Karya (Bazar) Tema Kewirausahaan, Se
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kapolda Riau Irjen Pol. Arman Achdiat, S.I.K., M.Si mengajak Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) bersinergi dalam me
Budaya
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 13.850 warga terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Aku
Kesehatan