Rabu, 26 Agustus 2026 WIB

Ada Kasus Pungli dibalik Kerusuhan dan Kaburnya Ratusan Tahanan Rutan Sialang Bungkuk

Harijal - Jumat, 05 Mei 2017 20:12 WIB
Ada Kasus Pungli dibalik Kerusuhan dan Kaburnya Ratusan Tahanan Rutan Sialang Bungkuk
(Foto: Ist)
Kerusuhan di Rutan Pekanbaru

PEKANBARU - Hingga saat ini proses negosiasi pasca-kerusuhan dan kaburnya ratusan narapidana dan tahanan antara pihak TNI dengan seribuan tahanan Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru masih berlangsung. Salah satu tuntutan mereka adalah meminta pihak rutan menghentikan pungli (pungutan liar) dan menindak petugas rutan sering melakukannya.

"Salah satu tuntutan para tahanan itu adalah agar oknum yang melakukan pungli ditindak tegas," ucap juru bicara Polda Riau Kombes Guntur Aryo Tejo Jumat (5/5/2017).

Informasi yang dihimpun di lapangan bahwa pihak pungli sering melakukan pungli terhadap para napi dan tahanan. Jika tidak diberi maka akan diberikan pelayanan buruk.

Baca Juga:

"Para tahanan mengaku tidak tahan lagi dengan perlakukan buruk sejumlah oknum rutan. Para tahanan menyebut sering mendapat perlakuan buruk dari pihak rutan. Sejauh ini kita belum dapat konfirmasi dengan Kepala Rutan," tukasnya.

Selain itu pemicu lainnya adalah dengan terjadinya over kapasitan di Rutan Pekanbaru. Di mana dari daya tampung 300, kini dihuni 1800 tahanan.

Baca Juga:

Hingga petang ini, pihak polisi menyebut sudah 77 tahanan yang berhasil ditangkap. Mereka ada yang ditangkap di Pekanbaru ada juga yang kabur ke Kabupaten Pelalawan.


(kha/okezone)

SHARE:
beritaTerkait
Karhutla Kerumutan Pelalawan Capai 969 Hektare, Tim Gabungan Terus Berjibaku
Kabut Asap Mengkhawatirkan, Manfaatkan SIGNAL untuk Bayar Pajak Kendaraan
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Luar Biasa! Tim Sepakbola SDN 024 Tarai Bangun Sabet Juara I Tiga Naga Championship Antar SD Se-Riau
Syarat Beasiswa Pemko Pekanbaru 2027 Tambahkan Indikator Akreditasi Perguruan Tinggi
komentar
beritaTerbaru