Kamis, 27 Agustus 2026 WIB

Asyik Mandi di Sungai, Janda Kembang di Meranti Diterkam Buaya

Harijal - Sabtu, 13 Mei 2017 16:25 WIB
Asyik Mandi di Sungai, Janda Kembang di Meranti Diterkam Buaya
foto: ist.
Korban saat mendapat perawatan di RSUD Kepulauan Meranti

MERANTI, kabarmelayu.com - Akim (34), seorang janda tanpa anak warga Desa Kepaubaru, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, diterkam buaya saat mandi di Sungai Apung. Beruntung korban selamat setelah berjibaku dengan buaya, namun korban mengalami luka cukup serius di sekujur tubuhnya.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah SIK, melalui Kapolsek Tebingtinggi AKP Syafril SH, Sabtu (13/5/17) siang, membenarkan laporan ada warga yang diterkam buaya.

Menurut penuturan saksi, kejadian bermula pada Jumat (12/5/17) sekitar pukul 14.00 WIB, korban bersama temannya sedang mandi di sungai Apung di dekat Pulau Tiga, Kecamatan Tebingtinggi Timur, setelah mencari lokan di pinggir sungai tersebut.

Baca Juga:

Saat mandi di sungai, tiba-tiba korban diterkam buaya dan tenggelam ke dasar sungai. Namun korban melawan seraya mengambil kayu yang ada di dasar sungai. Beruntung, saat kejadian Akim tak sendiri melainkan bersama tiga rekannya. 

Melihat kejadian itu, Mona (32) berusaha menolong korban dengan cara menarik rambut korban. Tarik menarik antara dua wanita dan buaya pun terjadi beberapa saat. Namun terlepas, karena tarikan buaya lebih kuat.

Baca Juga:

Namun korban tidak menyerah, dia kembali berjibaku dalam air dengan buaya. Tidak lama dari dalam air terlihat korban mengeluarkan potongan kayu. Melihat hal itu, Mona langsung menarik kayu tersebut. Tarik menarik kembali terjadi. 

Saat ditarik, terlihat buaya sedang mencengkram pinggang korban. Dengan nekat Mona memukul buaya menggunakan pelepah pohon nipah seraya mencolok mata buaya. Buaya menyerah dan kembali ke air.

Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Desa Teluk Buntal untuk mendapatkan pertolongan pertama, sebelum kemudian dirujuk ke RSUD Selatpanjang karena luka cukup parah.(az)

SHARE:
beritaTerkait
Karhutla Kerumutan Pelalawan Capai 969 Hektare, Tim Gabungan Terus Berjibaku
Kabut Asap Mengkhawatirkan, Manfaatkan SIGNAL untuk Bayar Pajak Kendaraan
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Luar Biasa! Tim Sepakbola SDN 024 Tarai Bangun Sabet Juara I Tiga Naga Championship Antar SD Se-Riau
Syarat Beasiswa Pemko Pekanbaru 2027 Tambahkan Indikator Akreditasi Perguruan Tinggi
komentar
beritaTerbaru